SEMARANG, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membagikan informasi mengenai waktu terbaik bagi wisatawan yang ingin menyaksikan fenomena embun upas di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Fenomena yang kerap dijuluki embun es tersebut umumnya mulai terbentuk pada malam hari dan terlihat paling jelas menjelang matahari terbit.
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah Guruh Tjiptanto mengatakan embun upas biasanya dapat diamati dengan jelas di sekitar lapangan Kompleks Candi Arjuna pada pukul 04.00-06.00 WIB sebelum mencair ketika sinar matahari mulai menghangatkan permukaan.
"Bagi wisatawan yang ingin berburu embun upas di Dieng, fenomena tersebut umumnya mulai terbentuk pada malam hari dan terlihat paling jelas di sekitar lapangan Kompleks Candi Arjuna pada pukul 04.00-06.00 WIB sebelum mencair saat matahari mulai meninggi," kata Guruh, Sabtu (18/7/2026), dilansir Antara.
BMKG memperkirakan peluang kemunculan embun upas pada musim kemarau 2026 lebih besar dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Menurut Guruh, peluang tersebut meningkat apabila musim kemarau berlangsung lebih kering daripada kondisi normal.
Baca Juga: Musim Kemarau 2026 Lebih Kering, BMKG Prediksi Embun Upas di Dieng Muncul Lebih Sering
Ia menjelaskan puncak musim kemarau diprakirakan terjadi pada Agustus 2026 dan kondisi kering diperkirakan masih berlanjut hingga September. Pada periode itu, peluang terbentuknya embun upas juga diperkirakan meningkat.
"Semakin kemaraunya kering atau di bawah normal sifatnya maka kemungkinan embun upas akan lebih sering terjadi, apalagi ini belum di puncak kemarau. Puncak kemarau di Agustus nanti, bahkan di September pun masih kering kemaraunya," ujarnya.
BMKG juga meluruskan anggapan yang selama ini berkembang mengenai suhu minus saat embun upas muncul.
Penulis : Danang Suryo Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- embun upas
- Dieng
- BMKG
- wisata Dieng
- Candi Arjuna
- musim kemarau






Komentar (0)