Presenter TVRI Papua Barat Diduga Hanyut di Air Terjun Memti, Tim SAR Gelar Operasi Pencarian

bisnis.com
14 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Tim Search and Rescue (SAR) Manokwari menggelar operasi pencarian terhadap presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, yang diduga hanyut setelah terseret arus sungai di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Sabtu (18/7/2026).

Kepala Kantor SAR Manokwari Yefri Sabaruddin mengatakan laporan mengenai dugaan hanyutnya presenter TVRI Papua Barat tersebut diterima pada pukul 20.30 WIT dari Kepala Satuan Intelijen Polres Pegunungan Arfak.

"Dugaan sementara insiden terjadi sekira pukul 14.00 WIT. Kami akan mengoptimalkan pencarian korban," ujar Yefri pada Sabtu (18/7/2026), dilansir dari Antara.

Berdasarkan informasi yang diterima Kantor SAR Manokwari, korban berwisata ke Air Terjun Memti bersama dua rekannya.

Saat hendak menyeberangi sungai di kawasan wisata tersebut, Yanto Idorway diduga terpeleset sebelum terseret derasnya arus sungai.

Dua rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan secara mandiri. Namun, korban tidak berhasil ditemukan sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada aparat berwenang.

Baca Juga

  • Cadangan Emas dan Mineral di Papua Perlu Dibuktikan
  • Tim SAR Perluas Pencarian Korban KM Nurul Salsa Jadi 448 Nautical Mile Persegi, 25 Masih Dicari
Operasi Pencarian Dimulai Minggu, Hadapi Tantangan Jarak dan Cuaca

Tim SAR Manokwari diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 20.52 WIT menggunakan satu unit rescue car.

Perjalanan darat menuju kawasan Air Terjun Memti diperkirakan memakan waktu sekitar lima hingga enam jam. Setibanya di lokasi, tim terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Polres Pegunungan Arfak sebelum memulai operasi pencarian.

"Tim kami akan berkoordinasi dengan unsur potensi SAR setempat untuk menyusun rencana operasi pencarian yang dijadwalkan dimulai Minggu (19/7/2026)," kata Yefri.

Operasi pencarian melibatkan personel gabungan dari Kantor SAR Manokwari dan Polres Pegunungan Arfak.

Untuk mendukung proses pencarian, tim membawa sejumlah peralatan, antara lain satu unit drone thermal, lima set perangkat komunikasi, perlengkapan SAR air, serta peralatan pendukung lainnya.

Yefri mengatakan proses pencarian menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari lokasi kejadian yang cukup jauh dari Kota Manokwari hingga mobilisasi personel yang dilakukan pada malam hari.

Selain itu, kondisi cuaca di wilayah operasi diperkirakan berawan sehingga tim akan menyesuaikan strategi pencarian berdasarkan situasi di lapangan.

"Kami akan menyampaikan perkembangan operasi secara berkala sesuai hasil di lapangan," ujarnya.

Hingga Sabtu malam, proses pencarian terhadap presenter TVRI Papua Barat tersebut masih dipersiapkan dan akan dilanjutkan oleh tim gabungan pada Minggu (19/7/2026).


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Konser Akbar Monas 2026 Digelar Gratis, Hadirkan Penampilan Musik Klasik | SAPA MALAM
• 19 jam lalu
0
thumb
Rindu dari Sekolah Rakyat Semarang
• 23 jam lalu
0
thumb
Jasamarga Gelar Pemeliharaan Rutin Jalan Tol Jakarta-Cikampek
• 21 jam lalu
0
thumb
10 Pemain dengan Bayaran Tertinggi di Piala Dunia 2026, Ronaldo Paling Tajir
• 20 jam lalu
0
thumb
Anggota DPR minta upaya edukasi hukum bagi warga ditingkatkan
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.