Anak 3 Tahun di Kota Serang Kecanduan Rokok, Kerap Pungut Puntung Lalu Diisap

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Seorang anak berumur tiga tahun di wilayah Kasemen, Kota Serang, Banten, diduga kecanduan rokok. Orang tua anak tersebut pun sudah menyerah dan meminta pertolongan pengobatan.

Dilihat dari video yang dikirim, terlihat anak kecil itu membawa sebatang rokok yang menyala. Kemudian, ia mengisap rokok tersebut dan membuang asapnya.

Baca juga: Kemenkes Bicara Bahaya Rokok Elektrik, Dukung BNN Larang Vape

Terdengar suara beberapa orang lain di video tersebut. Orang-orang itu tak melarang malah meminta anak itu mengembuskan asapnya.

Kepala Rumah Singgah Fesbuk Banten, Lulu Jamaludin, mengatakan pihaknya dihubungi oleh orang tua dari anak tersebut. Orang tua ini ingin anaknya kembali sehat namun terkendala biaya.

"Keluarga menghubungi Relawan Fesbuk Banten untuk meminta pendampingan. Orang tua mengaku telah berupaya melarang dan mengawasi anak, namun belum berhasil. Keterbatasan biaya juga membuat keluarga belum dapat mengakses layanan pendampingan psikolog secara mandiri," kata Lulu, Sabtu (18/7/2026).

Menurut Lulu, anak tersebut telah sekitar tiga bulan kecanduan rokok. Awalnya, ia meniru kebiasaan orang-orang di sekitarnya.

"Anak mengambil puntung rokok yang masih menyala, lalu mengisapnya. Seiring waktu, kebiasaan itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi ketika menemukan puntung rokok yang masih tersisa," ujar Lulu.

Baca juga: Dirjenpas Tegaskan Zero HP dan Narkoba di Lapas, Janji Ditindak Tegas

Relawan Fesbuk Banten bersama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Banten mendatangi rumah anak itu di Kampung Kenari, Kasemen. Petugas telah melakukan asesmen awal terhadap anak tersebut.

"Keluarga menjelaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk menghentikan kebiasaan tersebut, mulai dari menegur, melarang, hingga memperketat pengawasan. Namun, pada usia dini anak berada dalam fase meniru perilaku yang dilihat setiap hari, sehingga kebiasaan tersebut masih berulang," ujarnya.

Lulu menyebut pihaknya bersama dengan dinas terkait akan mendampingi anak tersebut agar bisa sembuh dari ketergantungan merokok.

"Hasil asesmen ini akan menjadi dasar pendampingan lanjutan dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi tumbuh kembang anak," katanya.




(aik/dek)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PM Malaysia Akui Pengelola Dana Pensiun Malaysia Tertipu Investasi di eFishery
• 10 jam lalu
0
thumb
Balai Yasa Mekanik Cirebon Prujakan Jaga Keandalan 51 Mesin Perawatan Rel untuk Seluruh Jawa
• 11 jam lalu
0
thumb
Baku Tembak di Yahukimo Tewaskan 3 Anggota KKB, Polisi Masih Buru DPO Ronal Heluka
• 3 jam lalu
0
thumb
Waduh, 35 Suporter Argentina Kena Serangan Jantung Sepanjang Piala Dunia 2026
• 7 jam lalu
0
thumb
Program SEKAR Pertamina Ubah Sampah Jadi Karya Kreatif, Begini Dampaknya
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.