Perluas Bisnis Konstruksi, Pengendali KOKA Kembali Lepas Saham ke Liqun Investments

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pengendali PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) kembali melepas sebagian saham perseroan kepada PT Liqun Investments Indonesia.

Perluas Bisnis Konstruksi, Pengendali KOKA Kembali Lepas Saham ke Liqun Investments (Foto: dok KOKA)

IDXChannel - Pengendali PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) kembali melepas sebagian saham perseroan kepada PT Liqun Investments Indonesia. 

Dengan transaksi terbaru tersebut, total nilai penjualan saham pengendali KOKA sejak Maret 2025 mencapai Rp54,5 miliar.

Baca Juga:
Apa Bisnis KOKA? Emiten Konstruksi, Simak Daftar Proyek dan Pengendali Sahamnya

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (17/7/2026), transaksi terbaru dilakukan pada 15 Juli 2026. 

Dalam aksi tersebut, PT Kreatif Konstruksi Indonesia, Gao Jinfeng, dan Ling Sun menjual saham KOKA kepada PT Liqun Investments Indonesia dengan nilai sekitar Rp17,3 miliar.

Baca Juga:
Liqun Investment Akuisisi Saham Mayoritas KOKA Senilai Rp37,2 Miliar

Sebelumnya, transaksi serupa telah dilakukan pada 6 Maret 2025 dengan nilai mencapai Rp37,2 miliar. Dengan demikian, akumulasi nilai penjualan saham pengendali KOKA kepada Liqun Investments Indonesia mencapai sekitar Rp54,5 miliar.

Direktur Utama Koka Indonesia Gao Jing menegaskan, tidak terdapat hubungan afiliasi antara pihak penjual dan pembeli dalam transaksi tersebut.

Baca Juga:
KOKA Raih Kontrak di Kawasan Industri Pulau Obi Rp46,79 Miliar

Transaksi ini diyakini akan memperluas jaringan bisnis perseroan di bidang konstruksi, khususnya konstruksi infrastruktur.

"Aksi korporasi tersebut tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan," kata Gao Jing.

KOKA merupakan perusahaan konstruksi berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) asal China pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan mencatatkan saham perdana pada Oktober 2023.

Didirikan pada 2011, KOKA telah menangani lebih dari 100 proyek konstruksi di Indonesia, mayoritas untuk perusahaan-perusahaan asal China yang beroperasi di Tanah Air, termasuk VIVO dan SGWM Wuling.

Berdasarkan data per 28 Februari 2026, komposisi kepemilikan saham KOKA terdiri atas PT Kreatif Konstruksi Indonesia sebesar 24,75 persen, Gao Jing 42,75 persen, Ling Sun 5,6 persen, Gao Jinfeng 5,4 persen, Fathi 2,05 persen dan Qiuling Shao 1,82 persen.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sentilan Eks Dirdik Kejagung Soal Peralihan Kasus Eks Jampidsus: Tak Lazim! Membingungkan!
• 11 menit lalu
0
thumb
Bocah Asal Boyolali Dapat Penghargaan NASA usai Temukan Celah Keamanan Sistem
• 20 jam lalu
0
thumb
VinFast Luncurkan Tiga Motor Listrik Baru di Indonesia, Harga Mulai Rp17,5 Juta dengan Sewa Baterai
• 6 jam lalu
0
thumb
Tak Sekadar Cek Fisik, PSIM Telusuri Riwayat Penyakit Keluarga Pemain Jelang Super League
• 20 jam lalu
0
thumb
Prabowo Bakal Luncurkan Motor Listrik Nasional, Petani Diprioritaskan
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.