HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tren kenaikan harga laptop mulai dirasakan di pasar nasional seiring meningkatnya biaya komponen di pasar global.
Meski demikian, pelaku industri menilai kondisi tersebut belum menghambat pertumbuhan permintaan, terutama di wilayah Indonesia Timur yang dinilai masih memiliki potensi pasar yang besar.
General Manager Axioo Indonesia, Umayah, mengatakan harga laptop saat ini memang mengalami peningkatan. Namun, kenaikan tersebut lebih dipengaruhi oleh penyesuaian harga komponen dan kondisi pasar internasional dibanding faktor permintaan di dalam negeri.
“Hari ini memang kondisi harga laptop sedang ada peningkatan. Tetapi kalau dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat, penetrasi pasar masih sangat luas, terutama di Indonesia Timur,” kata Umayah usai pembukaan gerai Agres.id di Karebosi Link, Makassar, Sabtu (18/7/2026).
Ia menjelaskan, hingga saat ini Axioo belum kembali melakukan penyesuaian harga produknya. Namun, perubahan harga tetap dimungkinkan mengikuti perkembangan harga komponen serta dinamika pasar global.
“Hari ini kami belum ada lagi kenaikan harga. Tetapi apakah harga nanti naik atau tidak, itu sebetulnya lebih ke arah penyesuaian harga komponen dan harga market worldwide,” ujarnya.
Di tengah tren kenaikan harga tersebut, pertumbuhan pasar laptop di Makassar dinilai masih menunjukkan perkembangan positif.
Menurut Umayah, peningkatan permintaan selama satu tahun terakhir menjadi indikator bahwa kebutuhan perangkat komputasi terus bertambah, didorong digitalisasi, aktivitas pendidikan, hingga kebutuhan bekerja.
Untuk itu, PT Agres Makassar Teknologi mengambil peluang tersebut dengan membuka toko ketiganya. Berlokasi di Karebosi Link. Resmi di buka, Sabtu,18 Juli.
Direktur PT Agres Makassar Teknologi, Donny Purnomo Goritman, mengatakan kebutuhan perangkat teknologi informasi di Sulawesi Selatan terus meningkat seiring bertambahnya aktivitas belajar dan bekerja yang bergantung pada perangkat digital.
Menurut Donny, momentum tahun ajaran baru turut mendorong peningkatan penjualan laptop. Agres mencatat penjualan meningkat sekitar 20 persen dibandingkan bulan sebelumnya, terutama karena tingginya kebutuhan pelajar dan mahasiswa dalam mempersiapkan kegiatan belajar.
“Kurang lebih naik 20 persen dibanding bulan lalu,” katanya.
Untuk mengakomodasi permintaan tersebut, Agres membuka cabang ketiganya di Karebosi Link, Makassar. Sebelumnya, perusahaan telah memiliki gerai di kawasan BTP dan Komputer City Makassar.
“Kehadiran gerai baru ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai pilihan perangkat teknologi tanpa harus menuju pusat penjualan komputer yang lebih jauh,” ucapnya.
Donny menilai lokasi baru dipilih karena lebih mudah dijangkau masyarakat di pusat Kota Makassar. Selain memperluas jaringan distribusi, pembukaan gerai diharapkan dapat memperkuat akses terhadap produk teknologi bagi konsumen di Sulawesi Selatan, di tengah kebutuhan perangkat digital yang terus meningkat.
Di gerai tersebut tersedia berbagai merek laptop dari sejumlah produsen, mulai dari Lenovo, Asus, HP, Acer, Axioo, Advan, Infinix, Tecno, hingga merek lainnya.
Keberagaman pilihan tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan konsumen dari berbagai segmen, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja profesional.
Pelaku industri optimistis pasar laptop di Indonesia Timur masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar.
Meski harga perangkat berpotensi mengalami penyesuaian akibat faktor global, tingginya kebutuhan masyarakat terhadap perangkat komputasi diperkirakan tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan penjualan dalam beberapa waktu ke depan. (wis)






Komentar (0)