Harry Kane Mengaku Terinspirasi Lionel Messi, Buka Peluang Tampil di Piala Dunia 2030

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MIAMI – Harry Kane belum ingin mengucapkan selamat tinggal kepada Piala Dunia. Meski usianya terus bertambah, ambisinya belum juga padam. Satu sosok membuat kapten Inggris yakin masih bisa bersaing di level tertinggi. Nama Lionel Messi menjadi sumber inspirasi terbesar bagi sang bomber.

Banyak yang memprediksi Piala Dunia 2026 menjadi penampilan terakhir Harry Kane bersama Timnas Inggris. Namun, penyerang Bayern Munchen itu justru membuka peluang untuk tetap membela The Three Lions hingga Piala Dunia 2030.

Kane yang akan berusia 33 tahun pada akhir Juli mengaku belum memiliki rencana mengakhiri karier internasionalnya. Ia memilih menunggu perkembangan kondisi fisik dan performanya dalam beberapa tahun mendatang sebelum mengambil keputusan.

Salah satu alasan yang membuatnya tetap optimistis adalah Lionel Messi. Kapten Argentina itu masih mampu tampil di level tertinggi pada usia 39 tahun, sesuatu yang menurut Kane membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus bersaing.

“Empat tahun adalah waktu yang lama. Namun, melihat seseorang seperti Messi masih tampil di level tertinggi (Piala Dunia), aku pun merasa bisa untuk (tampil di Piala Dunia) 2030. Yang jelas, aku senang ketika bermain untuk timnas,” tutur striker pemilik 121 caps dan 85 gol bersama The Three Lions tersebut seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (18/7/2026).

Soroti Penyebab Inggris Gagal ke Final

Optimisme Kane terhadap masa depannya datang di tengah kekecewaan besar setelah Inggris tersingkir di semifinal Piala Dunia 2026. The Three Lions harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 1-2, meski sempat memimpin pertandingan lebih dulu.

Anthony Gordon membawa Inggris unggul pada menit ke-55 dan sempat membuat peluang menuju final terbuka lebar. Namun, perubahan pendekatan permainan setelah itu justru menjadi awal petaka.

Saat Inggris bermain lebih bertahan, Argentina mulai mendominasi penguasaan bola dan terus menekan hingga berhasil menyamakan kedudukan lewat Enzo Fernandez pada menit ke-85.

Memasuki masa injury time, Lautaro Martinez memanfaatkan umpan silang Lionel Messi untuk mencetak gol kemenangan sekaligus mengirim Argentina ke partai final.

Kane menilai kekalahan tersebut bukan sesuatu yang baru bagi Inggris. Menurutnya, timnya kembali mengulang kesalahan yang sering terjadi pada turnamen-turnamen besar sebelumnya.

“Ini seperti cerita yang sama dengan turnamen sebelumnya. Kami mengontrol permainan selama 60 menit, mencetak gol, dan unggul. Kami kesulitan menguasai bola dan menekan lawan saat mereka memegang bola. Hal ini memberi mereka kesempatan untuk membangun momentum serta melancarkan lebih banyak serangan di area pertahanan akhir kami,” ujar Kane dikutip dari ESPN.

Menurut Kane, keputusan bermain terlalu defensif ketika sudah unggul justru memberi keuntungan bagi Argentina untuk bangkit.

“Wajar mencoba mempertahankan keunggulan satu gol, tetapi masih ada 20 menit tersisa dan itu waktu yang cukup bagi mereka (Argentina) untuk mencetak gol,” kata Kane.

Ia berharap kekalahan tersebut menjadi pelajaran penting agar Inggris tidak kembali mengulangi kesalahan serupa pada turnamen berikutnya.

“Kami perlu menonton ulang pertandingan tersebut dan mencari tahu secara pasti bagaimana kami bisa berbenah dalam situasi-situasi itu, tetapi hal itulah yang mungkin menjadi kepingan yang hilang dalam empat turnamen terakhir,” jelas Kane.

Gelar Masih Menjauh

Hasil di Piala Dunia 2026 kembali memperpanjang penantian Harry Kane meraih trofi bersama Timnas Inggris. Di bawah kepemimpinannya, The Three Lions sudah beberapa kali nyaris mencapai puncak.

Inggris menembus semifinal Piala Dunia 2018, menjadi finalis Euro 2021, mencapai perempat final Piala Dunia 2022, kembali lolos ke final Euro, hingga menembus semifinal Piala Dunia 2026. Meski konsisten bersaing di papan atas, gelar juara masih belum berhasil mereka raih. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Wisuda Tahfiz RHIS, MRR Tekankan Peran Guru dan Target Hafalan Al-Qur’an
• 19 jam lalu
0
thumb
Profil Sergio Aguero, Pemain Naturalisasi Malaysia Merapat ke PSM
• 4 jam lalu
0
thumb
Don Ritto Diserahkan ke Kejagung, Dikawal Brimob Bersenjata
• 23 jam lalu
0
thumb
Kapolda Jabar Intruksikan Petugas Untuk Tindak Tegas Begal
• 17 jam lalu
0
thumb
Chelsea Islan Umumkan Kelahiran Putri Pertama, Ungkap Nama dan Pesan Penuh Haru
• 48 menit lalu
0
Berhasil disimpan.