HARIAN.FAJAR.CO.ID, GOWA — Pembangunan Jembatan Armco di Sungai Balang Buloa, Desa Mamampang, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa, terus dikebut.
Proyek yang dikerjakan Kodim 1409/Gowa bersama sejumlah unsur TNI dan masyarakat itu kini telah mencapai progres 72 persen, sehingga diharapkan segera dapat dimanfaatkan warga. Sabtu, 18 Juli 2026.
Jembatan tersebut menjadi infrastruktur yang dinantikan masyarakat karena akan membuka akses transportasi bagi sekitar 550 kepala keluarga atau 2.350 jiwa di Desa Mamampang.
Selama ini, keberadaan jembatan dinilai penting untuk memperlancar mobilitas warga sekaligus menunjang aktivitas perekonomian.
Di lapangan, pengerjaan dilakukan secara bergotong royong melibatkan personel Kodim 1409/Gowa, personel Zeni Bangunan (Zibang), personel Yon Teritorial Pembangunan, serta masyarakat setempat.
Berdasarkan data perkembangan pekerjaan, sejumlah item konstruksi telah mendekati tahap akhir. Pembersihan lokasi telah mencapai 86 persen, lantai kerja penahan Armco dan perakitan Armco telah rampung 100 persen.
Sementara itu, progres penahan Armco berupa pasangan batu dan plesteran mencapai 84 persen, dropping material 76 persen, penimbunan jalan 70 persen, serta pengerjaan sloof reling 50 persen.
Dandim 1409/Gowa, Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah, terutama bagi masyarakat di daerah yang membutuhkan akses transportasi yang lebih layak.
“Pengerjaan terus kami pantau agar kualitas bangunan tetap terjaga sesuai standar, sehingga jembatan ini nantinya dapat bertahan lama dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Mamampang,” katanya.
Kodim 1409/Gowa menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal. Dengan rampungnya pembangunan tersebut, warga diharapkan memperoleh akses yang lebih aman dan nyaman untuk mendukung aktivitas sehari-hari, termasuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan ekonomi lainnya. (an)






Komentar (0)