Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memberlakukan pemberhentian tambahan bagi 13 perjalanan kereta api jarak jauh keberangkatan Stasiun Gambir di Stasiun Jatinegara pada Sabtu untuk mengantisipasi kepadatan akibat Konser Akbar Monas 2026.
Kebijakan tersebut diterapkan melalui pola operasi Berhenti Luar Biasa (BLB) sebagai alternatif akses bagi pelanggan yang berpotensi terdampak kemacetan di kawasan Stasiun Gambir dan Monumen Nasional.
KAI Beri Alternatif Akses bagi PenumpangManager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan pelanggan yang telah memiliki tiket keberangkatan dari Stasiun Gambir dapat memilih naik dari Stasiun Jatinegara untuk kereta yang mendapat fasilitas pemberhentian tambahan.
"Melalui pola operasi ini, KAI memberikan fasilitas pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara. Pelanggan yang telah memiliki tiket keberangkatan dari Stasiun Gambir dapat memilih naik dari Stasiun Jatinegara untuk kereta api yang telah ditetapkan berhenti luar biasa," ujar Franoto.
Ia menegaskan seluruh kereta tetap diberangkatkan dari Stasiun Gambir sesuai jadwal yang tertera pada tiket, sedangkan Stasiun Jatinegara hanya melayani proses naik atau boarding penumpang.
Sebanyak 13 kereta yang mendapat fasilitas tersebut meliputi KA Brawijaya, Bima, Gajayana, Cakrabuana, Sembrani, Pandalungan, Argo Anggrek, Argo Lawu, Purwojaya, Taksaka, Gunungjati, Manahan, dan Argo Anjasmoro.
Penumpang Diimbau Datang Lebih AwalKAI mengimbau pelanggan yang memanfaatkan fasilitas tersebut agar tiba lebih awal di Stasiun Jatinegara untuk menghindari keterlambatan saat pemeriksaan tiket, identitas, dan proses boarding.
Masyarakat juga diminta memperhatikan informasi dari petugas stasiun serta memastikan nama dan nomor kereta sesuai dengan tiket yang dimiliki.
"Kami berharap fasilitas pemberhentian tambahan ini dapat membantu mengurai kepadatan di Stasiun Gambir dan memberikan kemudahan bagi pelanggan. Kami juga mengimbau pelanggan untuk tetap memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun dan memantau informasi perjalanan melalui aplikasi Access by KAI atau Contact Center KAI 121," tutur Franoto.





Komentar (0)