Bertemu Mendag China, Airlangga Bahas Industri hingga Investasi

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan isi pembicaraan dengan Menteri Perdagangan China Wang Wentao.

"Pembicaraan dengan Menteri Perdagangan Wang Wentao adalah kami membahas MoU yang sudah ditandatangani antara Kementerian Perdagangan dan Kemenko Perekonomian salah satunya soal 'two countries twin park'," Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo dan Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun di Shanghai, dikutip Sabtu, 18 Juli 2026.

Baca Juga :
Menko Airlangga: AI Salah Satu Game Changer Ke Depan
Airlangga Tegaskan Indonesia Netral dalam Digital AI, Tak Berpihak ke AS Maupun China

Pertemuan dengan Mendag China Wang Wentao sendiri juga berlangsung pada Jumat, 17 Juli 2026 malam.

"Misalnya soal perkembangan kawasan industri di Batam bisa ditingkatkan karena memang ada beberapa tantangan perusahaan-perusahaan China yang beroperasi di luar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga ingin mendapat fasilitas minimal setara dengan di KEK dan kami membahas MoU yang ditandatangani beberapa waktu lalu yang investasinya 2,5 miliar dolar AS," ungkap Airlangga.

Dalam pertemuan itu, Airlangga mengatakan dirinya dan Mendag Wang Wentao mengevaluasi mengenai kerja sama industri dan perdagangan termasuk di dalamnya terkait dengan kerja sama di bidang digital.

China, kata Airlangga, adalah salah satu mitra utama bidang ekonomi dengan Indonesia mengingat nilai perdagangan bilateral Indonesia dan China pada 2025 mencapai 167,48 miliar dolar AS dengan peningkatan ekspor Indonesia sebesar 16,7 persen.

Sedangkan dengan Hong Kong, sebagai bagian dari China, nilai perdagangan Indonesia adalah sekitar 6 miliar dolar AS sehingga bila digabung antara China dan Hong Kong totalnya menjadi 173 miliar dolar AS.

Sementara investasi China di Indonesia mencapai sekitar 7,58 miliar dolar AS pada periode yang sama sedangkan investasi dari Hong Kong mencapai 10,1 miliar dolar AS sehingga bila digabungkan total Investasi dari Tiongkok dan Hong Kong di Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 18 miliar dolar AS, menjadikannya sumber investasi asing terbesar bagi Indonesia.

Rencananya pada Sabtu (18/7), Menko Airlangga akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Shanghai.

Selain bertemu dengan Mendag Wang Wentao, Airlangga juga bertemu dengan dua perusahaan teknologi global asal China yakni Huawei dan ByteDance pada Jumat (17/7).

Baca Juga :
Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Negara Terkaya Keempat Dunia pada 2050, Kalahkan Jepang
China Bantah Tuduhan Trump soal Campuri Pemilu AS
Trump Tuding China Campur Tangan dalam Pemilu AS, Kuasai 220 Juta Data Pemilih

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ana/Trias Kalah Akibat Kesalahan Sendiri
• 13 jam lalu
0
thumb
Massa Gelar Unjuk Rasa di Kawasan Monas, Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan MBG-Kopdes
• 15 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Indonesia akan Bangun 30-50 Pabrik Etanol untuk Percepat E20
• 8 jam lalu
0
thumb
Ombudsman dorong pencegahan malaadministrasi layanan BPJS Kesehatan
• 11 jam lalu
0
thumb
Pertama Kalinya dalam Sejarah Juara Piala Dunia 2026 Bakal Dapat Cincin, Ikuti Sejarah AS
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.