Liputan6.com, Malang - Presiden Prabowo Subianto meminta keterlibatan TNI dan Polri dalam program ketahanan pangan nasional tak dipersoalkan. Menurut dia, TNI hadir di sawah dan Polri menanam jagung untuk membantu kesulitan masyarakat.
"Kesulitan rakyat kita atasi. Udah enggak usah terlalu apa lah ini, prosedur ini apa, kenapa tentara ikut di sawah, kenapa polisi ikut nanam jagung," kata Prabowo saat memimpin Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (18/7/2026).
Advertisement
Dia menekankan ini merupakan kondisi Indonesia. Prabowo menegaskan TNI dan Polri merupakan milik rakyat dan harus ikut membantu mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat.
"Enggak, ini Indonesia. TNI, Polri milik rakyat. Kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat. Kalau di negara lain itu urusan kau," jelasnya.
Prabowo meminta pihak luar tak mengurusi Indonesia. Dia menyebut pihak luar tak akan kasihan apabila bangsa Indonesia mengalami kesulitan.
"Enggak usah terlalu banyak urusan kita deh, boleh enggak? Lu juga enggak kasihan sama kita. Boleh enggak? Ya kan?" ucap Prabowo.
Dia juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap TNI-Polri yang telah membantu menjaga ketahanan pangan. Tak hanya itu, kata Prabowo, TNI juga ikut membantu membangun ribuan jembatan di berbagai daerah, sedangkan Polri membangun ribuan titik air untuk penyediaan air bersih.
"Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga berapa ribu titik air. Kita atasi," pungkas Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan hanya polisi Indonesia yang mengurusi sektor pertanian. Tak hanya, kata dia, hanya tentara Indonesia yang sering berada di sawah untuk menanam kedelai dan tebu.
"Hanya di Indonesia Polisi ngurus pertanian. Hanya di mungkin di Indonesia tentaranya sering ada di sawah. Hanya di Indonesia Angkatan Laut tanam kedelai. Hanya di Indonesia Angkatan Udara tanam tebu," kata Prabowo saat menghadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).
Dia meyakini upaya tersebut akan membuat Indonesia bangkit menjadi lebih baik. Prabowo optimistis upaya TNI dan Polri yang turun ke sawah tersebut akan menjadikan Indonesia negara yang hebat.
"Tapi ini adalah strategis, ini adalah kenapa Indonesia akan bangkit dengan hebat saudara-saudara sekalian. Kita akan bangkit menjadi negara yang hebat," ujarnya.





Komentar (0)