jpnn.com, JAKARTA - PT Surveyor Indonesia memperkuat layanan Testing, Inspection, Certification, and Consulting (TICC) guna memastikan kualitas energi serta mendukung ketahanan sektor industri nasional.
Langkah ini diambil di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional dan percepatan transisi menuju sistem energi berkelanjutan, di mana kualitas bahan bakar, pelumas, serta keandalan aset menjadi faktor penting dalam kelancaran operasional.
BACA JUGA: Gas Bumi Dinilai Jadi Kunci Menjaga Ketahanan Energi di Tengah Proses Transisi
Sebagai bagian dari Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey, PT Surveyor Indonesia menghadirkan layanan penjaminan (assurance) yang mencakup inspeksi, pengujian laboratorium, verifikasi, dan sertifikasi pada berbagai komponen dalam rantai pasok energi.
Layanan tersebut bertujuan membantu memastikan kualitas produk, keselamatan operasional, serta kepatuhan terhadap standar nasional maupun internasional.
BACA JUGA: Dukung Ketahanan Energi, RIG Portable Mudahkan Pengeboran di Wilayah Sulit
Vice President Divisi Bisnis Strategis Oil, Gas, and Renewable Energy PT Surveyor Indonesia Mahfud Arifin menjelaskan ketahanan energi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pasokan saja.
Menurutnya, kualitas dan keandalan sistem pendukung juga memegang peranan yang sangat penting.
BACA JUGA: B50 Meluncur, Mentan Amran: Hilirisasi Sawit Perkuat Ketahanan Energi dan Kesejahteraan Petani
"Setiap tahapan dalam rantai pasok energi harus memenuhi standar kualitas dan keselamatan," kata Mahfud di Sentul, Jawa Barat, baru-baru ini.
Mahfud menilai lembaga assurance menjadi elemen penting untuk memastikan proses tersebut berjalan secara konsisten sehingga mendukung keandalan operasional dan ketahanan energi nasional.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama PT Surveyor Indonesia yakni kualitas pelumas industri.
Meskipun sering kali dianggap sebagai komponen pendukung, pelumas memiliki fungsi vital dalam menjaga performa mesin pada berbagai sektor strategis, mulai dari pembangkit listrik, minyak dan gas, pertambangan, manufaktur, hingga transportasi.
Kepala LSPro dan Laboratorium Pelumas dan Bahan Bakar PT Surveyor Indonesia, Salma Ilmiati mengungkapkan analisis laboratorium terhadap sampel pelumas dapat memberikan informasi penting mengenai kondisi internal mesin.
Melalui analisis tersebut, potensi gangguan operasional dapat dideteksi sejak dini.
Salma menjelaskan informasi tersebut membantu perusahaan melakukan tindakan preventif sebelum terjadi kerusakan yang lebih besar dan berdampak pada produktivitas.
"Analisis pelumas memungkinkan kami mengidentifikasi indikasi awal keausan komponen, kontaminasi, maupun perubahan kondisi operasi," ujar Salma.
Selain fokus pada keandalan aset industri, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) juga diketahui menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing industri nasional.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Surveyor Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendukung implementasi ESG di berbagai sektor industri melalui penyediaan layanan assurance yang independen dan profesional.
Hingga saat ini, layanan dari PT Surveyor Indonesia telah mendukung berbagai sektor strategis nasional, meliputi energi, pertambangan, manufaktur, infrastruktur, perkebunan, hingga sektor publik.
Melalui pendekatan yang mengedepankan kualitas dan kepatuhan terhadap regulasi, perusahaan terus berupaya membantu mitra meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.
Ke depan, seiring dengan perkembangan implementasi biodiesel B40 serta peningkatan investasi pada sektor energi baru dan terbarukan, kebutuhan terhadap layanan assurance diperkirakan akan terus meningkat.
PT Surveyor Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dan industri dalam menjaga kualitas energi serta keandalan aset nasional.(rom/jpnn)
Redaktur : Friederich Batari
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah





Komentar (0)