Detik-detik KM Harapan Kita Evakuasi Puluhan Korban KM Nurul Salsa

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Makassar: Puluhan penumpang dan awak KM Nurul Salsa berhasil diselamatkan, setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Sebanyak 41 orang dievakuasi oleh KM Harapan Kita, sementara 6 lainnya diselamatkan kapal nelayan.

Beginilah detik-detik awak Kapal Motor Harapan Kita saat menyelamatkan puluhan penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi Kabupaten Kepulauan Selayar pada Rabu, 15 Juli 2026 pagi.

Sebelumnya, KM Harapan Kita yang sedang berlayar dari Pulau Jampea berhasil menemukan puluhan korban KM Nurul Salsa. Saat tiba di lokasi, awak KM Harapan Kita menemukan para penumpang dan awak kapal dalam kondisi terapung di laut, Setelah berhasil menyelamatkan diri menggunakan pelampung.

Baca Juga :

Basarnas: 24 Korban Tenggelamnya KM Nurul Salsa Masih Hilang
Sebanyak 41 orang berhasil dievakuasi dari lokasi yang berada sekitar 18 nautical mile dari titik tenggelamnya KM Nurul Salsa. Para korban kemudian diberikan pertolongan awal di atas kapal sebelum dibawa menuju lokasi yang aman.

Di waktu yang hampir bersamaan, 6 korban lainnya berhasil diselamatkan oleh sebuah kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Setelah dievakuasi, seluruh korban dibawa menuju Pulau Polassi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :

Satu Korban Tenggelam Kapal Pompong di Siak Ditemukan Tewas
Sementara itu, hingga Kamis, 16 Juli malam, Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap penumpang yang masih belum ditemukan dengan menyisir perairan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.

Berdasarkan data sementara, total 49 orang berhasil dievakuasi, terdiri dari 47 orang selamat dan 1 meninggal dunia. Namun setelah dilakukan verifikasi ulang, jumlah penumpang dan awak kapal ternyata mencapai 70 orang.

Dengan demikian, hingga saat ini masih terdapat 24 orang yang masih dalam pencarian, sementara proses pendataan terhadap manifest dan laporan dari pihak keluarga masih terus dilakukan. (Metro TV/Sabda Rolle)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pelatih panjat tebing sebut alasan kirim satu atlet ke Italia
• 16 jam lalu
0
thumb
Pupuk Kaltim Pacu Transformasi Pelabuhan, Fokus ke Energi Bersih
• 19 jam lalu
0
thumb
Janjikan Siang Ijazah Jokowi Makin Sengit, dr. Tifa: Saksi Tak Akan Kami Lepas Sebelum Puas
• 1 jam lalu
0
thumb
Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Dukung Transisi Energi Nasional
• 19 jam lalu
0
thumb
Kakek Juru Parkir di Sleman Jadi Korban Tabrak Lari: Terpental, Tulang Patah
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.