Andy Burnham Segera Jadi PM Inggris, Dilantik Pekan Depan

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Partai Buruh Inggris akan mengukuhkan politikus senior Andy Burnham sebagai pemimpin partai sekaligus calon perdana menteri (PM) baru.

Burnham dijadwalkan resmi menggantikan Keir Starmer sebagai Perdana Menteri (PM) Inggris pada Senin 20 Juli 2026, hanya empat pekan setelah kembali menjadi anggota parlemen usai sembilan tahun tidak berada di Westminster.

Baca Juga :
FIFA Selidiki Timnas Argentina Imbas Spanduk Politik Seusai Kemenangan atas Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Michael Owen Semprot Habis Thomas Tuchel usai Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026

Penunjukan Burnham menjadikannya perdana menteri ketujuh Inggris dalam kurun satu dekade, mencerminkan dinamika politik yang membuat pergantian kepemimpinan terjadi lebih cepat ketika partai menghadapi tekanan.

Politikus berusia 56 tahun itu melenggang tanpa pesaing dalam pemilihan Ketua Partai Buruh.

Burnham sebelumnya dua kali gagal merebut kursi pimpinan partai, yakni pada 2010 dan 2015, ketika dikalahkan Ed Miliband dan Jeremy Corbyn.

Ia pernah menjadi anggota parlemen pada 2001-2017 serta menjabat sebagai menteri. Setelah itu, Burnham membangun popularitas sebagai Wali Kota Greater Manchester dengan memenangkan tiga pemilihan berturut-turut, sehingga mendapat julukan "Raja Utara".

Selama memimpin Manchester Raya, Burnham dikenal mengusung gaya yang dekat dengan masyarakat dan aktif memanfaatkan media sosial untuk menjangkau publik.

Sejumlah anggota Partai Buruh berharap Burnham mampu membangun komunikasi yang lebih efektif dibandingkan Starmer sekaligus membawa pendekatan yang lebih berani dalam membenahi layanan publik dan memulihkan ekonomi.

Burnham, yang berasal dari faksi kiri moderat Partai Buruh, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diterimanya dari para anggota parlemen.

Ia tetap akan menghadapi tantangan besar, mulai dari perlambatan ekonomi, tingginya biaya pinjaman pemerintah, hingga meningkatnya kedatangan migran ilegal menggunakan perahu kecil yang turut mendorong naiknya dukungan terhadap Partai Reformasi.

Selain itu, gejolak harga energi akibat perang antara Amerika Serikat dan Iran juga diperkirakan menjadi ujian bagi pemerintahannya.

Setelah bertemu Raja Charles III untuk menerima mandat membentuk pemerintahan, Burnham berkomitmen tetap menjalankan manifesto pemilu Partai Buruh 2024, termasuk tidak menaikkan pajak-pajak utama di Inggris.

Baca Juga :
Lionel Messi Sindir Mental Timnas Inggris usai Lolos ke Final Piala Dunia 2026: Mereka Tak Ingin Menang
Gagal Bawa Inggris ke Final Piala Dunia 2026, Nasib Thomas Tuchel Akhirnya Terungkap
Kabar Buruk Lamine Yamal Usai Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumahnya Jadi Sasaran Perampok

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Demo Mahasiswa di Medan Merdeka Selatan, Arus Lalu Lintas Dialihkan
• 22 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini Kompak Ambrol
• 7 jam lalu
0
thumb
Kabut Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Kota Besar AS, Kualitas Udara Berbahaya
• 23 jam lalu
0
thumb
Meneropong Kelanjutan Konstruksi Giant Sea Wall Penyelamat Pantura Jawa
• 12 jam lalu
0
thumb
Prabowo Minta BGN Pembenahan Program MBG Dikebut dalam 30 Hari
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.