Dua pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sumatra Barat diduga menjadi korban penyekapan sindikat online scam di Myawaddy, Myanmar. Keluarga korban meminta pemerintah segera melakukan evakuasi setelah beredar video yang memperlihatkan kondisi keduanya mengalami penyiksaan dan meminta dipulangkan ke Indonesia.
Dalam video yang viral di media sosial, tampak dua perempuan meminta pertolongan dengan kondisi tangan terikat dan kaki dipenuhi luka. Salah satu korban diketahui bernama Ayu Elsi, warga Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.
Berdasarkan keterangan keluarga, Ayu saat ini diduga ditawan di kamp perusahaan online scam yang berada di kawasan hutan Myawaddy, Myanmar. Dari komunikasi terakhir pada 15 dan 16 Juli 2026, kondisi Ayu disebut kritis dan tidak dapat melarikan diri karena lokasi dijaga ketat oleh milisi bersenjata.
Keluarga juga mengungkapkan sindikat meminta uang tebusan sekitar Rp80 juta. Apabila permintaan tersebut tidak dipenuhi, korban disebut mendapat ancaman akan dikubur hidup-hidup atau organ tubuhnya dijual.
Baca Juga :
Dua Kapal Bawa Etnis Rohingya Tenggelam, 500 Orang Dikhawatirkan Tewas"Saat itu sindikat melakukan teror psikologis dan meminta sisa uang tebusan gabungan sebesar Rp80 juta lagi. Jika tidak lunas, korban diancam akan dikubur hidup-hidup atau organ tubuhnya akan dijual," ujar Yuliza dalam tayangan Top News Metro TV, Jumat 17 Juli 2026.
Ia meminta pemerintah segera mengambil langkah penyelamatan melalui jalur diplomasi internasional agar nyawa kedua korban dapat diselamatkan.
"Kami pihak keluarga sangat memohon kepada Kementerian Luar Negeri, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, dan Bareskrim Polri untuk segera berkoordinasi menggunakan jalur diplomasi internasional guna mengevakuasi dan menyelamatkan nyawa Ayu Elsie serta temannya dari sekapan sindikat di Myanmar," katanya.





Komentar (0)