Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM Dorong Perempuan Kembangkan Ekonomi Sirkular

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Bandung - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengapresiasi keberhasilan program PNM Mekaar dalam mendorong pemberdayaan perempuan. Apresiasi tersebut disampaikan saat keduanya mengunjungi salah satu nasabah binaan PNM Mekaar di Bandung yang berhasil mengembangkan usaha berbasis ekonomi sirkular.

Nasabah bernama Ibu Ema membuktikan bahwa inovasi pengelolaan limbah dapat menjadi sumber nilai ekonomi. Melalui budidaya maggot yang memanfaatkan sampah organik dan anorganik, ia menciptakan rantai usaha berkelanjutan dengan hasil budidaya yang digunakan sebagai pakan lele dan ayam, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitar..

Advertisement

BACA JUGA: Debat Panas Veronica Tan dan Pasha Ungu soal Kinerja Kementerian PPPA

Menteri PPPA mengapresiasi inovasi yang dilakukannya sebagai contoh nyata bahwa perempuan memiliki kemampuan besar untuk menjadi agen perubahan, baik bagi keluarganya maupun lingkungan sekitar.

"Ibu-ibu bisa mencontoh usaha seperti Ibu Ema ini, karena memanfaatkan sampah di lingkungan sekitar, mulai dari organik dan anorganik, kemudian mengolahnya menjadi sebuah ekosistem. Ini merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan lingkungan kita sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi keluarga," ujar Ariefah.

Menteri PPPA dan Kepala BPS mengunjungi usaha milik Ibu Ema, nasabah PNM Mekaar yang berhasil mengembangkan model usaha berbasis ekonomi sirkular.

Menurutnya, kisah Ema menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya menghasilkan peningkatan pendapatan, tetapi juga mampu mendorong lahirnya inovasi yang memberikan dampak sosial dan lingkungan secara bersamaan.

Senada dengan itu, Kepala BPS menilai usaha yang dikembangkan Ema merupakan contoh pemberdayaan ekonomi yang memiliki rantai nilai lengkap dari hulu hingga hilir.

"Ini merupakan contoh usaha yang luar biasa, yang merupakan usaha dari hulu sampai hilir, dari mulai maggot sampai lele dan ayam," ujarnya.

Ia berharap semakin banyak praktik baik serupa yang dapat berkembang di berbagai daerah sebagai gambaran nyata ketangguhan perempuan Indonesia dalam membangun ekonomi keluarga sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jadwal Salat Kota Makassar 17 Juli 2026
• 18 jam lalu
0
thumb
Dirut PLN: Transisi Energi Harus Hadirkan Pertumbuhan Ekonomi
• 15 jam lalu
0
thumb
Basarnas Perbarui Data Korban Tenggelamnya KM Nurul Salsa, 52 Selamat 25 Hilang
• 4 jam lalu
0
thumb
Mengapa Jude Bellingham Pukul Kepala Pemain Argentina Valentin Barco? Cek Kronolgi dan Pemicunya
• 7 jam lalu
0
thumb
Sampah Menggunung di TPS Rusun Waduk Pluit, Sudin LH Targetkan Bersih 10 Hari
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.