Danais Topang Kolaborasi MSO-Dinas Kebudayaan DIY Selama Satu Dekade

kumparan.com
58 menit lalu
Cover Berita

Dana Keistimewaan (Danais) DIY menjadi penopang utama penyelenggaraan kolaborasi Melbourne Symphony Orchestra (MSO) dan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta selama satu dekade. Dukungan pendanaan tersebut memungkinkan kerja sama budaya Yogyakarta dan Negara Bagian Victoria, Australia, berlangsung secara berkelanjutan sejak pertama kali digelar pada 2016 hingga memasuki tahun kesepuluh pada 2026.

Kolaborasi itu ditandai dengan penyelenggaraan konser bertajuk A Decade: A Deeper Understanding di Auditorium Universitas Sanata Dharma, Kamis (16/7/2026), setelah didahului rangkaian kegiatan Youth Music Camp, Art Management Workshop, dan Music Composition Workshop pada 6–15 Juli 2026.

Komposer Yogyakarta, Vishnu Satyagraha, mengatakan Dana Keistimewaan memegang peran penting dalam menjaga keberlanjutan program kolaborasi antara Dinas Kebudayaan DIY dan Melbourne Symphony Orchestra. Menurutnya, dukungan anggaran melalui Danais membuat program tersebut terus berkembang dari tahun ke tahun.

“Dinas Kebudayaan sendiri didukung penuh oleh Dana Istimewa yang secara konsisten mendukung kegiatan ini sehingga dampaknya semakin besar, semakin berkembang, dan sustain,” katanya seusai konser, Kamis (16/7).

Vishnu menegaskan dukungan Danais tidak pernah terputus sejak awal penyelenggaraan kerja sama tersebut.

“Sejak awal diselenggarakannya kerja sama antara MSO dan Dinas Kebudayaan selalu didukung oleh Dana Istimewa,” ujarnya.

Selain Danais, penyelenggaraan program juga mendapat dukungan dari Pemerintah Negara Bagian Victoria, Australia. Menurut Vishnu, kolaborasi tersebut menjadi contoh kerja sama budaya yang memperoleh komitmen pendanaan dari kedua belah pihak.

“Bagaimanapun kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Kebudayaan dengan Melbourne Symphony Orchestra yang didukung penuh melalui Dana Istimewa maupun funding dari Victorian State Government Australia,” kata Vishnu.

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, mengatakan selama satu dekade penyelenggaraan, program kolaborasi tersebut secara konsisten melahirkan musisi dan pengelola seni pertunjukan yang mampu berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.

Pada konser tahun ini, penonton disuguhi karya utama Dalang Dalang, hasil kolaborasi komposer Indonesia Vishnu Satyagraha dan komposer Australia Thomas Green yang memadukan pertunjukan wayang dengan musik orkestra. Pertunjukan wayang dipimpin dalang muda Fanny Nikyansah, sementara orkestra dipimpin konduktor Sarah Curro dari Melbourne Symphony Orchestra dengan solois cello Raden Dwitama Dharma Sakti, alumnus program magang MSO pada tahun sebelumnya.

Keberlanjutan program yang didukung Danais juga akan berlanjut pada tahun mendatang. Dian Lakshmi Pratiwi mengumumkan dua peserta terbaik Youth Music Camp akan memperoleh kesempatan magang selama 30 hari di Melbourne Symphony Orchestra. Sementara itu, satu kelompok terbaik Art Management Workshop akan difasilitasi Pemerintah Daerah DIY untuk merealisasikan programnya pada 2027.

Dari pihak Australia, Chief Operating Officer (COO) Melbourne Symphony Orchestra, Suzanne Dembo, menilai kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan DIY merupakan salah satu program internasional yang paling berkelanjutan yang pernah dijalankan lembaganya.

“Yang paling menggembirakan dari proyek ini adalah kolaborasi ini menjadi program yang paling berkelanjutan dan paling bermakna karena memberikan kesempatan bagi kami untuk saling belajar,” ujarnya.

Ke depan, Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi mengatakan ekosistem yang dibangun melalui dukungan pendanaan tersebut akan diperluas dengan melibatkan lembaga pendidikan seni seperti SMM Yogyakarta dan ISI Yogyakarta. Langkah itu ditujukan untuk menyiapkan sumber daya manusia orkestra tidak hanya di Kota Yogyakarta, tetapi juga di lima kabupaten/kota di DIY.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Update KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar, 46 Selamat dan 24 Orang Masih Dicari
• 4 jam lalu
0
thumb
Media Spanyol Bongkar Rencana Matikan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026, Bintang Real Madrid Jadi Kunci
• 2 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Ungkap Alasan Tarif Pendaftaran Merek Perlu Naik 55%
• 9 jam lalu
0
thumb
TPS di Gunung Putri Bogor Kebakaran, Sumber Api Diduga dari Bakar Kasur
• 23 jam lalu
0
thumb
Wamensos Bertemu 3 Pemda, Bahas Sekolah Rakyat-Isu Konflik Satwa Liar
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.