Pantau - Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penguatan diplomasi daerah melalui forum BKSAP Day dengan menjembatani pemerintah daerah dalam membangun kerja sama internasional, termasuk penjajakan program sister city.
Wakil Ketua BKSAP DPR RI Husein Fadlulloh mengatakan sejumlah pemerintah daerah memanfaatkan BKSAP Day untuk berkonsultasi dan meminta dukungan dalam menjalin hubungan dengan kota-kota di luar negeri.
Ia mengungkapkan, "Pemerintah kota meminta kami, meminta saran dan juga meminta bantuan untuk bisa menyambungkan antara kota di Indonesia dengan beberapa kota di luar negeri sebagai sister city-nya mereka."
Daerah Masih Hadapi Kendala BirokrasiHusein menjelaskan upaya membangun kerja sama antarkota masih menghadapi sejumlah hambatan, mulai dari birokrasi yang panjang hingga belum adanya kesamaan kepentingan dengan kota mitra di negara lain.
Ia mengatakan, "Memang di beberapa kota dan kabupaten ada kendala karena birokrasi yang panjang. Ada juga kendala yang memang tidak ada kecocokan atau tidak adanya kesamaan antara dua kota di dua negara yang berbeda."
Penyederhanaan Birokrasi Diharapkan Percepat Kerja SamaHusein menilai penyederhanaan birokrasi yang mulai diterapkan menjadi peluang untuk mempercepat realisasi berbagai kerja sama internasional yang sedang dijajaki pemerintah daerah.
Ia mengungkapkan, "Harapannya ini supaya bisa cepat terealisasi. Mereka juga optimistis bahwa ini akan bisa lebih cepat lagi direalisasikan dengan birokrasi yang sekarang mungkin berbeda dengan sebelumnya."
Forum BKSAP Day digelar di Kota Depok, Jawa Barat, pada Kamis (16/7), sebagai wadah memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan BKSAP DPR RI dalam pengembangan diplomasi daerah di tingkat internasional.





Komentar (0)