AS-Iran Saling Serang Lagi, Pemerintah Siapkan Langkah Mitigasi PMI

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Perang antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengimbau pekerja migran Indonesia (PMI) yang di Timur Tengah untuk selalu waspada.

"Iya, yang di Iran, ya kemarin kita lagi sedang koordinasi ya. Koordinasi dengan pihak KBRI, kemudian dengan Kemlu. Karena ini harus melibatkan otoritas negara lain ya, jadi semuanya harus sesuai prosedural, sesuai dengan hubungan diplomatik kita dengan negara Iran," kata Mukhtarudin usai rapat bersama Komisi IX DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Baca juga: Trump Bakal Nonton Langsung Final Piala Dunia, Presiden Argentina dari Rumah

Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan langkah antisipasi bagi PMI di kawasan Timur Tengah menyusul meningkatnya eskalasi di kawasan tersebut. Dia juga meminta PMI di sana untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Insyaallah selama ini kita Uni Emirat Arab pun sudah memberikan semacam peringatan terhadap kondisi Timur Tengah yang hari ini sedang tidak baik ya, dalam ekskalasinya meningkat. Dari khususnya yang di Abu Dhabi dan sekitarnya sudah diberikan semacam pengumuman ya dari KBRI-nya agar melakukan kewaspadaan dan menjaga segala kemungkinan," ujarnya.

"Prinsipnya pemerintah sudah koordinasi dengan menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika terjadi sesuatu yang luar biasa, yang harus melakukan evakuasi yang besar ataupun penanganan yang besar terhadap warga negara Indonesia yang ada di sana, yang termasuk juga pekerja migran yang ada di kawasan Timur Tengah secara umum," imbuh dia.

Baca juga: AS-Iran Membara, Trump Tetap Terbuka untuk Diplomasi

Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan yang menyasar bandara, stasiun kereta api dan dua jembatan di Iran semalam. Serangan itu mengakibatkan 3 orang tewas.

Dilansir AFP, Jumat (17/7/2026), media pemerintah Iran melaporkan serangan AS terhadap dua jembatan di provinsi Hormozgan menewaskan tiga orang dan sembilan orang dilaporkan mengalami luka-luka. Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya dilaporkan 2 orang tewas dan 4 lainnya terluka.

"Tiga ledakan terdengar di sekitar bandara dan setidaknya satu proyektil musuh Amerika menghantam bandara Iranshahr, di tenggara,"" kata televisi pemerintah IRIB di Telegram.

AS juga melancarkan serangan ke stasiun kereta api Iran. Serangan itu menyebabkan dua orang terluka.




(amw/gbr)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PLN Beri Diskon 50% Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 202
• 3 jam lalu
0
thumb
Dosen Ilmu Politik & Peneliti Bahas soal Ancaman Trump, Iran Serang Bahrain-Jordania
• 19 jam lalu
0
thumb
Ini Identitas 24 Korban Masih Hilang Akibat Tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar
• 17 jam lalu
0
thumb
Polling: Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Kamu Jagokan Siapa?
• 23 jam lalu
0
thumb
KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.