HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Nipah Park kembali menghadirkan ruang olahraga dan gaya hidup melalui penyelenggaraan Pekan Olahraga Nipah (PON) 2026.
Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, ajang ini terus berkembang dengan menghadirkan lebih banyak cabang olahraga, peningkatan jumlah peserta, hingga inovasi berkelanjutan melalui penggunaan medali berbahan limbah plastik daur ulang.
Sales & Marketing General Manager Kalla Property, Rasmila Sari Suaib, mengatakan Pekan Olahraga Nipah yang dimulai pada 2022 kini telah berkembang pesat.
Jika pada penyelenggaraan perdana hanya menghadirkan 18 cabang olahraga, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 25 cabang olahraga.
“Tahun 2022 kami memulai dengan 18 cabang olahraga. Alhamdulillah, memasuki tahun kelima di 2026 ini sudah berkembang menjadi 25 cabang olahraga,” ujarnya saat konferensi pers di Nipah Park, Jumat (17/7/2026).
Dari total 25 cabang olahraga tersebut, sebanyak 17 cabang dipertandingkan, sementara delapan cabang lainnya merupakan nomor eksibisi.
Menurut Rasmila, perkembangan Pekan Olahraga Nipah tidak hanya diukur dari bertambahnya jumlah cabang olahraga, tetapi juga dari pengalaman yang dirasakan seluruh peserta dan pengunjung setiap tahunnya.
“Sebagai pengelola kawasan komersial, Kalla Property ingin menghadirkan ruang publik yang tidak hanya menjadi pusat aktivitas belanja, tetapi juga wadah masyarakat untuk berolahraga, berkreasi, dan membangun gaya hidup sehat,” ucapnya.
Konsep tersebut dinilai berhasil menyatukan fungsi ruang publik dengan aktivitas olahraga yang inklusif.
“Tantangan kami bukan hanya menambah cabang olahraga atau jumlah atlet, tetapi bagaimana pengalaman masyarakat setiap tahun semakin baik. Kami ingin Nipah Park benar-benar menjadi ruang terbuka yang bisa dinikmati semua orang,” katanya.
Dari sisi partisipasi, antusiasme masyarakat juga terus meningkat. Tahun ini panitia menargetkan sekitar 2.000 atlet, meski angka tersebut sebenarnya telah terlampaui pada penyelenggaraan tahun sebelumnya yang berhasil melibatkan sekitar 2.683 atlet dari berbagai komunitas olahraga di Makassar dan sekitarnya.
Selain menghadirkan kompetisi, Pekan Olahraga Nipah 2026 juga mengusung konsep keberlanjutan melalui kolaborasi bersama Rasapasar.
Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen Kalla Property dalam mengurangi limbah sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya ekonomi sirkular.
Property General Manager Nipah Park Office, Aswan Amiruddin, mengatakan tahun ini terdapat sejumlah cabang olahraga baru yang menambah variasi kompetisi. Di sisi lain, penyelenggaraan event juga diarahkan agar memberikan dampak positif terhadap lingkungan.
“Kami berupaya menekan jumlah limbah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA). Ini menjadi bagian dari dukungan kami terhadap program pemerintah dalam pengelolaan sampah,” jelasnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi kreatif dengan Rasapasar yang mengolah limbah plastik dari aktivitas di Nipah Park menjadi medali bagi para pemenang kompetisi.
Creative Director Rasapasar, Reza Enem, menjelaskan medali Pekan Olahraga Nipah 2026 dibuat dari tutup botol plastik bekas yang dikumpulkan dan diolah kembali menjadi produk bernilai.
“Material medali berasal dari limbah tutup botol plastik yang kami daur ulang. Satu medali memiliki berat sekitar 55 gram dan dibuat dari kurang lebih 58 tutup botol plastik,” ungkap Reza.
Melalui inovasi tersebut, Pekan Olahraga Nipah 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga memperlihatkan bagaimana sebuah event dapat menggabungkan semangat sportivitas, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan. (wis)






Komentar (0)