Pelatih yang Pernah Peluk Megawati Hangestri Terseret Kasus Pelecehan di Red Sparks

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, SEOUL – Ko Hee Jin mendadak menjadi perhatian. Namanya mencuat di tengah penyelidikan dugaan pelecehan seksual yang mengguncang Red Sparks. Pelatih yang pernah melepas Megawati Hangestri dengan pelukan hangat itu kini ikut terseret dalam pusaran kasus.

Sorotan bukan mengarah pada pelaku utama, melainkan dugaan bahwa Ko Hee Jin mengetahui insiden tersebut. Penyelidikan masih berjalan, sementara keterlibatan sang pelatih terus menjadi perbincangan di Korea Selatan.

Kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan Red Sparks terus berkembang dan kini memasuki tahap penyelidikan oleh otoritas terkait di Korea Selatan. Selain oknum staf pelatih yang diduga menjadi pelaku, perhatian publik juga tertuju kepada pelatih kepala Red Sparks, Ko Hee Jin.

Ko Hee Jin ikut diperiksa setelah muncul dugaan bahwa dirinya mengetahui peristiwa tersebut, tetapi tidak mengambil langkah untuk menghentikan tindakan ataupun memberikan perlindungan kepada korban.

Peristiwa yang menjadi awal kasus ini disebut terjadi pada Januari 2026. Saat itu Red Sparks mengadakan makan malam resmi tim di tengah jeda kompetisi All-Star V-League musim 2025-2026. Acara tersebut dihadiri para pemain, jajaran pelatih, serta staf klub.

Dalam suasana makan malam itu, seorang staf pelatih yang dalam laporan investigasi disebut sebagai “Pelatih B” diduga melakukan pelecehan seksual terhadap salah seorang atlet voli putri Red Sparks.

Hasil investigasi media Korea Selatan yang dikutip dari Naver menyebut Ko Hee Jin berada di lokasi ketika dugaan pelecehan itu berlangsung. Bahkan, posisi duduknya disebut tepat berhadapan dengan lokasi terjadinya insiden.

Fakta tersebut memunculkan dugaan bahwa Ko Hee Jin menyaksikan atau setidaknya mengetahui kejadian itu. Namun, ia diduga tidak melakukan tindakan untuk menghentikan peristiwa maupun memberikan perlindungan kepada korban.

Meski insiden disebut terjadi pada Januari, laporan resmi baru disampaikan beberapa bulan kemudian. Pada pertengahan Mei 2026, korban akhirnya melaporkan dugaan pelecehan tersebut kepada manajemen klub.

Pihak Red Sparks menyatakan segera melakukan penanganan internal setelah menerima laporan. Klub mengklaim langsung memproses pengaduan sesuai prosedur yang berlaku sebelum kasus berkembang ke tahap penyelidikan yang lebih luas.

Memasuki Juli 2026, perkara tersebut mencuat ke ruang publik dan menjadi sorotan luas di Korea Selatan. Saat ini investigasi ditangani oleh Pusat Etika Olahraga Korea bersama kepolisian setempat.

Apabila nantinya terbukti mengetahui atau bahkan menutupi dugaan pelecehan tersebut, Ko Hee Jin berpotensi menghadapi sanksi berat. Regulasi Federasi Bola Voli Korea (KOVO) melarang setiap insan olahraga membantu, membiarkan, ataupun menyembunyikan kasus kekerasan dan pelecehan seksual.

Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, Ko Hee Jin memilih berhati-hati dalam memberikan pernyataan kepada publik.

“Karena masalah ini sedang diselidiki secara cermat, saya tidak memiliki hal spesifik untuk dikatakan,” kata Ko Hee Jin dikutip dari Naver, Jumat (17/7/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa dampak kasus ini bisa sangat besar apabila seluruh fakta nantinya terungkap.

“Jika masalah ini benar-benar terungkap, hal itu pasti akan menimbulkan dampak dan beban yang signifikan tidak hanya bagi klub tetapi juga bagi seluruh komunitas bola voli,” ucap Ko Hee Jin.

Hingga kini, belum ada keputusan akhir mengenai keterlibatan Ko Hee Jin dalam kasus tersebut. Proses investigasi masih berlangsung sehingga seluruh pihak masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari otoritas Korea Selatan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bahlil Janji Prioritaskan Warga Lokal di Blok Masela, Ganti Untung-Pekerjaan
• 13 jam lalu
0
thumb
Erna Sari Dewi Dorong Pelabuhan Pulau Baai Masuk Prioritas Nasional
• 6 jam lalu
0
thumb
BI: Kinerja Manufaktur RI Masih Ekspansif, 51,42% di Kuartal II-2026
• 10 jam lalu
0
thumb
Dispendukcapil Surabaya Tegaskan 74 Layanan Adminduk Gratis, Tak Boleh Dikaitkan Iuran
• 7 jam lalu
0
thumb
Momen Zelenskyy Terharu hingga Pilot Ukraina Debut di Langit Paris
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.