Belajar Fotografi Bersama di Masjid Cheng-Hoo

kompas.id
7 jam lalu
Cover Berita

Halaman Masjid Muhammad Cheng Hoo dipenuhi oleh puluhan anak yang membawa kamera. Mereka merupakan siswa Rumah Anak Prestasi (RAP) yang sedang mengikuti kegiatan memotret bersama yang diselenggarakan oleh Komunitas Disabilitas Berkarya, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (5/7/2026).

RAP didirikan oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk memberikan edukasi kepada anak-anak difabel melalui sejumlah program pelatihan, salah satunya fotografi.

Mereka sibuk mengamati setiap elemen yang ada di masjid dengan bimbingan langsung dari pengajar RAP Leo Arif Budiman. Beberapa dari mereka sibuk memotret ornamen di dalam masjid dan beberapa lainnya sibuk menjelajah bagian luar masjid, tempat terdapat patung Laksamana Cheng Hoo.

”Pak Leo sudah bagus belum?” tanya salah satu anak sambil berlari menghampiri gurunya.

”Sudah bagus, tapi masih kurang  ke tengah fotonya,” ujar Leo menimpali.

Sang anak lalu berlari lagi ke tempat dia memotret untuk kemudian memotret kembali sesuai arahan yang baru diberikan.

Banyak anak-anak yang ikut memotret mempunyai disabilitas tunarungu dan wicara sehingga mereka berkomunikasi dengan bahasa isyarat. Walau dengan segala keterbatasan yang ada, suasana memotret bersama berlangsung dengan meriah.

Serius memotret. (KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA)

Saling membantu. (KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA)

Mendapatkan pengarahan. (KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA)

Leo Arif Budiman yang merupakan guru sekaligus pendiri Komunitas Disabilitas Berkarya mengungkapkan bahwa anak-anak ini harus diberi kesempatan mengenal fotografi. ”Awalnya, banyak anak belum mengenal bahasa isyarat. Jadi, kami berkomunikasi dengan bahasa seadanya. Lalu, saya tunjukkan foto-foto yang bagus agar bisa diikuti. Sekarang, mereka sudah bisa berkarya sendiri sesuai keinginan. Beberapa malah pernah mendapat penghargaan internasional,” ujar Leo.

Salah satu peserta, Dandra Andira (22), yang merupakan penderita autis, tampak asyik memotret dengan gawainya. Sesekali, dia melihat apa yang temannya lakukan. ”Bagus-bagus fotonya,” ujar Dandra sambil mengagumi karya foto yang dibuatnya.

Dandra datang tidak sendiri. Ia datang bersama ibunya, Riza Andadjani (55), yang selalu mendampinya. Bagi Riza, fotografi memberikan dampak yang cukup bagik bagi anaknya.

”Fotografi memberikan kesempatan anak saya untuk bisa lebih sabar dan fokus, dan anak saya memang suka memotret,” ujar Riza.  Riza tidak henti-hentinya memberikan pengarahan kepada Dandra untuk terus memotret seperti teman-temannya.

”Saya harap karya-karya mereka bisa dipamerkan, apa pun hasilnya. Sebab, bagi saya, itu penting bagi anak-anak istimewa ini mendapatkan apresiasi terhadap apa yang telah mereka buat, dan ini bisa menjadi pelajaran kepada masyarakat untuk bisa lebih menerima keberadaan mereka,” kata Riza.

Setelah cukup puas memotret ornamen yang ada, mereka mencoba mempraktikkan fotografi model. Model yang mereka foto adalah teman mereka. Mereka meminta Farhan, penyandang disabilitas ganda, untuk bergaya di depan tumpukan karpet. Farhan yang telah mengenyam pelatihan modeling di RAP tampil luwes bergaya yang disambut meriah oleh teman-temannya.

Bagi mereka, foto bagus hanyalah bonus. Namun, kesempatan bisa belajar dan setara dalam mengakses fotografi menjadi tujuan yang utama, walau untuk itu mereka harus berjuang lebih keras dengan segala keterbatasan yang ada dan didukung  kesabaran yang tidak ada ujungnya oleh banyak pihak yang terlibat di dalamnya.

 

                           

 

 

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kepala OIKN Basuki Buka Suara Soal Isu Lokasi PFII di IKN, Ini Katanya
• 21 jam lalu
0
thumb
Diduga Sopir Microsleep, Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan Tewaskan 5 Orang
• 18 jam lalu
0
thumb
Tiga Tersangka Utama Pembunuhan Polisi di Katingan Tiba di Palangkaraya
• 19 jam lalu
0
thumb
Purbaya Optimistis Kopdes Merah Putih Raup Untung dari Penyaluran Barang Subsidi
• 6 jam lalu
0
thumb
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimistis Raih WTP Ke-10
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.