Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Malang-Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka. Polisi menduga kecelakaan dipicu sopir minibus mengalami microsleep atau tidur singkat akibat kantuk ekstrem hingga kehilangan kendali kendaraan.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di Kilometer 71 B ruas Tol Malang-Pandaan, tepatnya di wilayah Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika sebuah minibus Honda CR-V yang melaju dari arah Malang menuju Surabaya diduga mengalami microsleep. Mobil kemudian oleng ke kiri, menghantam pembatas jalan tol, sebelum akhirnya menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti di bahu jalan tol.
Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat mengatakan dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah pengemudi kehilangan konsentrasi akibat microsleep.
"Ada satu pengemudi dan kendaraan CR-V ini berisikan sembilan orang," ujar Jauhar dalam tayangan Headline News Metro TV, Kamis 16 Juli 2026.
Ia menjelaskan, kendaraan yang melaju dari arah Malang menuju Surabaya itu terlebih dahulu menabrak pembatas jalan sebelum menghantam truk yang sedang berhenti.
Baca Juga :
Benturan keras menyebabkan lima orang yang berada di dalam minibus meninggal dunia. Sementara empat korban lainnya mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Sehat Medika Pandaan.
"Untuk korban sampai saat ini ada lima yang meninggal dunia dan empat yang masih dirawat di rumah sakit luka-luka," ungkap Jauhar.
Polda Jawa Timur bersama Satlantas Polres Pasuruan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk merekonstruksi kronologi kecelakaan sekaligus memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Polisi mengingatkan para pengendara agar tidak memaksakan diri mengemudi saat tubuh mulai lelah atau mengantuk. Pengemudi yang merasakan tanda-tanda microsleep disarankan segera beristirahat di rest area, karena kondisi tersebut dapat menyebabkan hilangnya konsentrasi dalam beberapa detik dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.





Komentar (0)