Iran Tuduh AS Lakukan Kejahatan Perang Setelah Menyerang Infrastruktur Sipil

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, TEHERAN—Iran pada hari Kamis menuduh AS melakukan kejahatan perang dengan menargetkan infrastruktur sipil dalam serangan berkelanjutan terhadap negara tersebut.

Mereka mengatakan bahwa serangan tersebut melanggar hukum internasional dan Piagam PBB.

Pernyataan Kementerian Luar Negeri yang disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah IRIB mengatakan Washington telah mengintensifkan apa yang digambarkan sebagai “serangan agresif” terhadap Iran selama beberapa hari terakhir dan memberlakukan blokade laut terhadap negara tersebut.

Kementerian tersebut mengatakan blokade tersebut sama dengan “pengakuan eksplisit” atas pelanggaran lain terhadap komitmen AS berdasarkan Nota Kesepahaman Islamabad.

Kementerian tersebut menuduh AS sengaja menargetkan fasilitas dan infrastruktur sipil, dan menggambarkan serangan tersebut sebagai kejahatan perang.

Menurut pernyataan tersebut, serangan AS termasuk serangan terhadap silo penyimpanan biji-bijian di kota Hoveyzeh di barat daya, pabrik air mineral di Musian di Iran barat, dan menara kontrol maritim di Chabahar yang digunakan untuk membantu nelayan.

Serangan AS juga menghantam dekat rumah sakit kanker anak di kota Ahvaz di barat daya pada hari Rabu, yang dikecam Teheran sebagai “barbarik.”

Kementerian tersebut mengatakan bahwa serangan itu merupakan pelanggaran mencolok terhadap Piagam PBB dan prinsip-prinsip dasar hukum internasional.

Juru bicara Kementerian, Esmaeil Baghaei, sebelumnya bersumpah bahwa serangan AS akan ditanggapi dengan respons yang tegas dan langsung.

Ketegangan antara AS dan Iran telah meningkat dalam beberapa hari terakhir terkait Selat Hormuz, dengan kedua pihak saling menyerang meskipun ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan yang bertujuan untuk mengakhiri konflik dan mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng. (amr)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pasang Surut Keuangan 10 Weton pada Tanggal 18 Juli 2026, Rezeki Melimpah atau Justru Harus Hemat?
• 4 jam lalu
0
thumb
Penanganan Distribusi BBM di Sumut Berangsur Pulih, Hipmi: Sistem Penyaluran Wajib Dievaluasi
• 19 jam lalu
0
thumb
Kondisi Terkini TPA Cipayung Depok Usai Kebakaran, Truk Kembali Angkut Sampah
• 8 jam lalu
0
thumb
Trump Geram Operator Teleprompter Pasang Taruhan Isi Pidatonya
• 5 jam lalu
0
thumb
KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar, 1 Tewas dan 46 Penumpang Berhasil Dievakuasi
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.