JAKARTA - Kapal Motor (KM) Nurul Salsa mengalami mati mesin hingga tenggelam di perairan Pulau Polassi, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan. Saat ini tercatat satu orang meninggal dan 23 orang masih dalam pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar menjelaskan operasi pencarian telah dilakukan sejak laporan kapal tenggelam diterima.
"Begitu menerima informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, kami segera menggerakkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal," ujar Arif, Kamis (16/7/2026).
Arif menambahkan sebanyak 41 orang berhasil dievakuasi menggunakan KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea. Puluhan orang itu terdeteksi sekitar 18 nautical mile dari titik kejadian.
Sementara itu, 6 orang lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian dan dievakuasi menuju Pulau Polassi.
Berdasarkan perkembangan data sementara, total korban yang berhasil dievakuasi berjumlah 47 orang. "Dengan rincian 46 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia," ucap Arif.
Ia menjelaskan jumlah penumpang dan awak kapal ternyata mencapai 70 orang. Dengan demikian, kata dia, masih ada 23 orang lainnya yang masih dicari hingga saat ini.
"Data awal yang kami terima menyebutkan jumlah penumpang sebanyak 50 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi ulang bersama pihak terkait, jumlah keseluruhan orang di kapal mencapai 70 orang. Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan," kata Arif.





Komentar (0)