LP2M UNM Dampingi UMKM Pulau Lakkang Kembangkan Produk Bernilai Tambah

terkini.id
9 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Makassar (UNM) terus mendorong penguatan ekonomi kreatif masyarakat melalui program pengabdian yang berfokus pada pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis potensi lokal di Pulau Lakkang, Kota Makassar.

Program bertajuk “Penguatan Ekonomi Kreatif Masyarakat Pulau Lakkang melalui Inovasi Kursi Bambu Ramah Lingkungan dan Produksi Abon dengan Pendekatan Desain Partisipatif dan Teknologi Tepat Guna” tersebut dipimpin oleh dosen Program Studi Teknik Sipil UNM, Dr. Ir. H. Ayuddin, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., ACPE, bersama tim yang beranggotakan Dr. Agus Syam, S.Pd., M.Si., Ir. Sudarmanto Jayanegara, S.T., M.T., dan Munawwarah, S.Pd., M.Pd.

Melalui kegiatan ini, tim pengabdi memberikan pelatihan kepada kelompok pengrajin bambu agar mampu menghasilkan produk kursi bambu dengan desain yang lebih modern, berkualitas, dan ramah lingkungan.

Selain itu, kelompok rumah tangga dibekali keterampilan mengolah ikan bandeng menjadi abon sebagai produk olahan bernilai tambah yang memiliki peluang pasar lebih luas.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Ayuddin, mengatakan pemberdayaan masyarakat harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui peningkatan keterampilan produksi, tetapi juga dengan memperkuat kapasitas usaha.

“Melalui pendekatan desain partisipatif dan teknologi tepat guna, kami berharap masyarakat mampu mengembangkan usaha yang lebih produktif, inovatif, dan berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki,” ujar Dr. Ayuddin.

Menurutnya, pendampingan yang diberikan juga mencakup inovasi produk, peningkatan kualitas kemasan, hingga strategi pemasaran agar produk UMKM mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Ia menambahkan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Lurah Lakkang, Burhan, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program pengabdian LP2M UNM yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

“Program ini memberikan manfaat besar karena masyarakat tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga wawasan tentang bagaimana mengembangkan usaha yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” kata Burhan.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.

Para pengrajin bambu dan kelompok rumah tangga berharap program pendampingan semacam ini dapat terus berlanjut sehingga produk unggulan Pulau Lakkang semakin berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar regional maupun nasional.

Melalui program pengabdian tersebut, LP2M UNM kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan UMKM yang lebih inovatif, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Pulau Lakkang.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menteri P2MI Sebut PMI Asal Cianjur yang Bersimbah Darah di Libya Korban TPPO
• 2 jam lalu
0
thumb
Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
• 3 jam lalu
0
thumb
Breaking! Trump Umumkan Serangan Lebih Ganas ke Iran, Pekan Depan Listrik dan Jembatan Jadi Target
• 5 jam lalu
0
thumb
AS dan Iran Saling Serang, Begini Kondisi di Selat Hormuz Sekarang
• 7 jam lalu
0
thumb
Banyak Tawaran Film untuk King Faaz, Fairuz A Rafiq Justru Menolak karena Alasan Ini
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.