Menko Airlangga Teken Perjanjian WAICO, Indonesia Resmi Jadi Pendiri Organisasi AI Global atas Arahan Presiden

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

SHANGHAI, DISWAY.ID - Pemerintah Indonesia secara resmi menandatangani dokumen pendirian Organisasi Kerjasama Kecerdasan Artifisial Global (World Artificial Intelligence Cooperation Organization atau WAICO).

Penanda tanganan dokumen pendirian WAICO ini, dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, atas arahan dan petunjuk langsung yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang disampaikan dalam Rapat Terbatas pada tanggal 13 Juli yang lalu.

Keikutsertaan Indonesia dalam deklarasi WAICO ini juga sebagai wujud nyata komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence atau AI).

BACA JUGA:Hong Kong Salip Singapura, Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II-2026

Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo, Menko Airlangga mewakili Indonesia menanda tangani dokumen perjanjian ini

Menko Airlangga menegaskan bahwa penandatanganan ini dilakukan atas arahan Presiden Prabowo untuk mendorong Pembangunan ekonomi yang mempercepat Agenda Pembangunan Berkelanjutan dari PBB, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia.

Menyadari perlunya terlibat langsung dalam kerja sama internasional dan tata kelola global tentang AI untuk pengembangan yang sehat dan ke arah yang bermanfaat, aman, dan adil untuk kepentingan seluruh umat manusia, sesuai dengan tujuan dan prinsip-prinsip Piagam PBB.

Penandatanganan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ini, dilakukan bersama dengan para perwakilan sekitar 30 negara, yang diwakili oleh beberapa Wakil Perdana Menteri, para Menteri dan pejabat setingkat Menteri serta para perwakilan pemerintah, termasuk Tiongkok sebagai tuan rumah, Brazil, Rusia, Malaysia, Afrika Selatan, dan sejumlah negara lainnya.

BACA JUGA:Sukseskan Program MBG, Presiden Instruksikan Seluruh Kementerian dan Lembaga Dukung BGN

Dokumen ini merupakan kesepakatan dari negara-negara yang menanda tangani, untuk membentuk WAICO atau dokumen “Agreement on the Establishment of the World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO)”.

WAICO didirikan sebagai organisasi internasional antar pemerintah yang independen dan diberikan personalitas hukum internasional, dan semua negara yang menandatangani dokumen perjanjian ini akan menjadi pendiri dan Negara Anggota WAICO.

Momentum bersejarah penandatangan dokumen perjanjian pendirian WAICO ini, berlangsung dalam rangkaian acara konferensi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai.

Sebelum penandatanganan, dilakukan pertemuan dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Xi Jinping dan juga pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.

BACA JUGA:Presiden Beri Waktu Satu Bulan untuk Benahi Tata Kelola Program MBG, Ini Harapannya

Penandatanganan ini menjadi tonggak yang sangat penting bagi pengembangan kemitraan strategis antar negara, untuk mendorong tata kelola kecerdasan artifisial (AI), serta menandai babak baru berdirinya WAICO sebagai organisasi internasional antar Pemerintah yang independen dan berfokus pada kerja sama kecerdasan buatan (AI) di ranah sipil (civilian domain) secara inklusif dan non-diskriminatif.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kisah Pilu Wanita di Bekasi: Cari Perlindungan dari Kekerasan Ibu, Jadi Korban Kekerasan Seksual Paman
• 19 jam lalu
0
thumb
Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak dari Malang
• 3 jam lalu
0
thumb
Satgas PRR Kawal Realisasi Tambahan TKD Rp144,67 Miliar di Kabupaten Solok
• 21 jam lalu
0
thumb
PN Batam ajukan penambahan hakim untuk optimalkan penyelesaian perkara
• 15 jam lalu
0
thumb
Toyota Proyeksi Penjualan Innova Zenix Terkerek Aksi Blue Bird (BIRD)
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.