SHANGHAI, DISWAY.ID - Pemerintah Indonesia secara resmi menandatangani dokumen pendirian Organisasi Kerjasama Kecerdasan Artifisial Global (World Artificial Intelligence Cooperation Organization atau WAICO).
Penanda tanganan dokumen pendirian WAICO ini, dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, atas arahan dan petunjuk langsung yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang disampaikan dalam Rapat Terbatas pada tanggal 13 Juli yang lalu.
Keikutsertaan Indonesia dalam deklarasi WAICO ini juga sebagai wujud nyata komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence atau AI).
BACA JUGA:Hong Kong Salip Singapura, Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II-2026
Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo, Menko Airlangga mewakili Indonesia menanda tangani dokumen perjanjian ini
Menko Airlangga menegaskan bahwa penandatanganan ini dilakukan atas arahan Presiden Prabowo untuk mendorong Pembangunan ekonomi yang mempercepat Agenda Pembangunan Berkelanjutan dari PBB, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia.
Menyadari perlunya terlibat langsung dalam kerja sama internasional dan tata kelola global tentang AI untuk pengembangan yang sehat dan ke arah yang bermanfaat, aman, dan adil untuk kepentingan seluruh umat manusia, sesuai dengan tujuan dan prinsip-prinsip Piagam PBB.
Penandatanganan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ini, dilakukan bersama dengan para perwakilan sekitar 30 negara, yang diwakili oleh beberapa Wakil Perdana Menteri, para Menteri dan pejabat setingkat Menteri serta para perwakilan pemerintah, termasuk Tiongkok sebagai tuan rumah, Brazil, Rusia, Malaysia, Afrika Selatan, dan sejumlah negara lainnya.
BACA JUGA:Sukseskan Program MBG, Presiden Instruksikan Seluruh Kementerian dan Lembaga Dukung BGN
Dokumen ini merupakan kesepakatan dari negara-negara yang menanda tangani, untuk membentuk WAICO atau dokumen “Agreement on the Establishment of the World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO)”.
WAICO didirikan sebagai organisasi internasional antar pemerintah yang independen dan diberikan personalitas hukum internasional, dan semua negara yang menandatangani dokumen perjanjian ini akan menjadi pendiri dan Negara Anggota WAICO.
Momentum bersejarah penandatangan dokumen perjanjian pendirian WAICO ini, berlangsung dalam rangkaian acara konferensi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai.
Sebelum penandatanganan, dilakukan pertemuan dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Xi Jinping dan juga pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.
BACA JUGA:Presiden Beri Waktu Satu Bulan untuk Benahi Tata Kelola Program MBG, Ini Harapannya
Penandatanganan ini menjadi tonggak yang sangat penting bagi pengembangan kemitraan strategis antar negara, untuk mendorong tata kelola kecerdasan artifisial (AI), serta menandai babak baru berdirinya WAICO sebagai organisasi internasional antar Pemerintah yang independen dan berfokus pada kerja sama kecerdasan buatan (AI) di ranah sipil (civilian domain) secara inklusif dan non-diskriminatif.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)