Purbaya Minta Polemik Dana Kopdes Merah Putih Diakhiri, Rp240 Triliun Cukup Asal Tidak Dikorupsi

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Yogyakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa meminta polemik mengenai kebutuhan anggaran untuk proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) segera diakhiri.

Menurutnya, alokasi anggaran sebesar Rp240 triliun untuk mendukung pembangunan 80 ribu Kopdes Merah Putih dinilai memadai. Dengan catatan, pengelolaannya dilakukan secara baik serta bebas dari praktik korupsi.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat pembukaan UMi dan Becakalista di Alun-alun Selatan Yogyakarta, pada Kamis (16/7/2026).

Ia menegaskan, fokus pemerintah saat ini bukan lagi membahas besaran anggaran, melainkan memastikan dana yang digelontorkan benar-benar digunakan sesuai tujuan program.

Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih
Sumber :
  • Antara

"Untuk pendanaan (Kopdes Merah Putih) sudah gak ada isu lagi, hanya yang paling penting adalah pelaksanaannya lebih rapih dan bersih serta sedikit kebocoran, itu yang dipentingkan," kata Purbaya. 

Dijelaskan bahwa besaran anggaran tersebut berasal dari pinjaman Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan skema cicilan pokok dan bunganya selama enam tahun ke depan. 

Kemungkinan cicilannya mencapai sekitar Rp40 triliun per tahun, sesuai dengan jumlah koperasi yang beroperasi.

"(Anggaran Rp240 Triliun) cukup untuk pembangunan 80 ribu Kopdes Merah Putih," ucap Purbaya.

Kendati demikian, Purbaya menyebut ada sedikit tambahan mengenai operasional para pegawai Kopdes Merah Putih.

"Dua tahun pertama, pegawai-pegawai operasinya dibiayai oleh negara untuk pelatihan dan gaji selama 1,5 tahun pertama. Setelah itu mereka jalan sendiri," ujarnya.

Selain itu, Purbaya juga mengungkap hasil dari rapat kabinet memutuskan bahwa semua barang bersubsidi akan disalurkan lewat Kopdes Merah Putih dan tidak diperjualbelikan di luar koperasi desa.

"Harusnya dari situ aja Koperasi Desa Merah Putih sudah pasti untung, asal gak dikorupsi harusnya sih aman," ucapnya. (scp/muu)

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Blok Masela Masuk Tahap Konstruksi, Pemerintah Targetkan 60% Gas untuk Domestik
• 16 jam lalu
0
thumb
KPK Dalami Motif Pemberian Amplop ke Raja Juli
• 16 jam lalu
0
thumb
Halte BisKita Bogor Banyak Rusak dan Dicoret, Dishub Baru Perbaiki 29 dari 79 Titik
• 1 jam lalu
0
thumb
Ledakan di Gudang Amunisi Puspalad Madiun, 1 TNI Gugur
• 21 jam lalu
0
thumb
Bupati Nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq Segera Diadili
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.