3 Kasus Kematian Dokter Viral Bulan ini: dari dr Icha hingga Dokter PPDS di Siak Tewas di Semak-semak

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kematian tenaga medis terus menggegerkan publik hingga pertengahan Juli 2026. Hingga kini, ada tiga kasus kematian dokter ramai diperbincangkan di ruang publik.

Kematian tiga dokter tersebut berakhir tragis. Mulai dari dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha ditemukan tewas mengakhiri hidupnya diduga akibat intimidasi dari anggota dewan.

Tak berselang lama, dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di RSUP Kandou Manado, Adrian Rantung diduga melakukan hal serupa.

Hingga Jumat (17/7/2026), dokter PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif dari Universitas Riau (UNRI) di RSUD Tengku Rafian, Siak, Riau mengguncang publik. Kematiannya dinilai tak wajar karena ditemukan tewas di semak belukar.

Tiga kematian dokter tersebut tentu menjadi duka mendalam dari dunia kesehatan. Hal ini sebagai alarm keras bagi sistem kesehatan nasional terutama mengenai perlindungan tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga medis.

3 Kasus Kematian Dokter Terheboh hingga Juli 2026

1. Dokter Icha

dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha
Sumber :
  • tvOneNews

Kasus kematian dokter Icha menjadi sorotan sejak akhir Juni 2026. Ia ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya pada Jumat, 26 Juni 2026.

Kematian dokter Icha berawal dari dugaan aksi intimidasi. Peristiwa ini mulanya terjadi saat ia menangani seorang pasien anak korban gigitan ular dibawa ke IGD RS Leona Kefamenanu pada Sabtu (13/6/2026).

dr Icha kebetulan menjadi tenaga medis yang bertugas sebagai dokter jaga menangani pasien tersebut. Penanganan tersebut telah sesuai SOP dan hasil dari konsultasi dengan dokter spesialis anak.

Situasi mendadak memanas saat keluarga pasien meminta vaksin tertentu. Dari hasil pertimbangan medis, permintaan tersebut belum direkomendasikan dan stoknya kosong di rumah sakit.

Ketegangan semakin meningkat saat dua pria mengaku anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) datang dan protes menggunakan nada tinggi.

Pada Minggu, 14 Juni 2026, dokter Icha tidak sengaja kembali melihat dua orang terlibat dalam insiden di IGD sebelumnya. Hal ini membuat dirinya memilih pulang ke tempat tinggalnya.

pada malam harinya, dr Icha tidak bisa dihubungi. Rekan kerjanya mendatangi tempat tinggalnya dan terkejut melihat korban dalam kondisi lemas sehingga dibawa ke RS Leona untuk mendapat perawatan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Transparansi Pengadaan Kelengkapan Kebutuhan KDKMP Semakin Mendesask
• 13 jam lalu
0
thumb
ANTARA dorong penerbitan perpres perangi disinformasi dan hoaks
• 4 jam lalu
0
thumb
Tak Miliki Izin OJK, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Usaha Econext Ventures Indonesia
• 17 jam lalu
0
thumb
Hindari Kawasan Gambir Pagi Ini, Ada Demo Mulai Pukul 10.00 WIB
• 23 jam lalu
0
thumb
Demo Mahasiswa di Depan Pemkot Tangsel Siang Ini, Waspada Lalu Lintas Macet
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.