Koperasi Merah Putih Dinilai untuk Atasi Fluktuatif Harga di Pasar

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dinilai sebuah inisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk mengatasi fluktuatif harga di pasar. Adapun, kegagalan mekanisme pasar selama ini menghambat peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan.

"Kehadiran koperasi ini dapat mengatasi kelangkaan dan ketidakwajaran harga, baik bagi masyarakat yang berperan sebagai produsen maupun konsumen," kata Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar Abdul Rahman dalam keterangan tertulis, Kamis, 16 Juli 2026.

Abdul memaparkan di sisi produsen, khususnya pada sektor pertanian, sering terjadi permainan harga oleh pihak ketiga atau tengkulak. Praktik ini menyebabkan petani jarang menikmati keuntungan optimal saat terjadi kenaikan harga hasil panen. 

Baca Juga :

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Mitra Penyaluran KUR hingga Bansos
Ketika harga turun dibawah harga minimum, KDKMP akan bertindak sebagai pembeli atas seluruh komoditas hasil pertanian dan perikanan. Abdul menilai hal ini sangat penting untuk memastikan petani dan nelayan tidak mengalami kerugian.

Ia berharap Kopdes Merah Putih dapat memotong rantai distribusi yang panjang, agar petani mendapatkan harga yang lebih adil. Sedangkan di sisi konsumen, terutama untuk komoditas kebutuhan pokok dan barang bersubsidi, Abdul menekankan harga di tingkat masyarakat sering kali melonjak akibat adanya distorsi harga akibat kelangkaan barang. 

"Selama ini, terkadang barang bersubsidi sampai ke masyarakat dengan harga yang lebih tinggi. Dengan adanya koperasi ini, distorsi harga atau beban biaya lebih yang dibayar oleh masyarakat dapat berkurang," ujar Abdul.

Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar Abdul Rahman. Foto: Dok. Istimewa.

Pembentukan Kopdes Merah Putih oleh Presiden Prabowo dinilai sebagai langkah progresif untuk mengatasi berbagai hambatan dalam mekanisme pasar yang selama ini kurang menguntungkan masyarakat, baik di pedesaan maupun di perkotaan.

"Semangat Presiden adalah sesuatu yang mulia untuk mengatasi hambatan mekanisme pasar," ungkap Abdul.

Maka itu, penting jajaran menteri kabinet menindaklanjuti arahan kepala negara secara serius, teknokratis, sistemik dan melalui kolaborasi antarkementerian yang solid. Abdul mengatakan penataan koperasi yang tepat oleh pemerintah akan menghadirkan kelembagaan ekonomi desa yang kuat. 

"Ini harus menjadi perhatian serius agar benar-benar berhasil memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat," kata Abdul.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Memperkuat fondasi ketahanan energi Indonesia
• 4 jam lalu
0
thumb
Grab Hapus Diskon GrabBike dari GrabUnlimited Usai Komisi Jadi 8%, Ini Alasannya
• 13 jam lalu
0
thumb
Momen Ceria Ratusan Siswa Disabilitas Diajak Keliling Istana
• 18 jam lalu
0
thumb
Daftar 5 Wilayah dengan Korban Judi Online Terbanyak di Indonesia, Jawa Barat Peringkat Pertama!
• 20 jam lalu
0
thumb
Mendagri Tito Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Daerah
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.