Japan Open 2026: Ubed Petik Pelajaran Penting di Super 750 Perdananya

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Tokyo: Moh Zaki Ubaidillah harus mengakui keunggulan wakil Denmark, Anders Antonsen, pada babak kedua Japan Open 2026. Ubed kalah dua game langsung dari unggulan ketiga itu dengan skor 12-21 dan 19-21. Sempat Bingung di Game Pertama, Bangkit di Game Kedua Memasuki lapangan melawan pemain kawakan sekelas Antonsen tentu bukan perkara mudah. Ubed mengakui bahwa pada gim pertama dirinya sempat kesulitan keluar dari tekanan dan ritme permainan cepat yang diterapkan sang lawan.
 
"Di game pertama tadi masih cukup kebingungan, masih tertekan dengan temponya dia. Di game kedua pelan-pelan saya sudah mulai tahu cara mainnya dan bola-bolanya dia sudah saya jaga juga," ujar Ubed mengevaluasi penampilannya.
 
Perubahan strategi di gim kedua sebenarnya hampir membuahkan hasil. Ubed mulai bisa mengimbangi reli-reli Antonsen dan membaca arah shuttlecock dengan lebih baik. Skor pun berjalan sangat ketat hingga menyentuh angka krusial. Terpancing Permainan Netting dan Kalah Pengalaman Sayangnya, momentum kebangkitan Ubed di gim kedua harus terhenti di poin-poin kritis. Antonsen yang sarat pengalaman berhasil memanfaatkan celah dan memancing Ubed ke dalam pola permainannya. Baca juga: Japan Open 2026: Bangkit dari Keterpurukan, Alwi Singkirkan Unggulan 7 "Tapi di akhir-akhir, saya terpancing dengan permainan depannya dan dia sudah bisa antisipasi permainan saya. Hari ini dengan pengalamannya, Antonsen lebih bisa dan mengerti cara bermain yang tepat," beber Ubed dengan sportif.

Kematangan mental dan taktik Antonsen di lapangan diakui Ubed sebagai pembeda utama dalam laga kali ini. Pelajaran Penting dari Sang Unggulan Ketiga Bagi Ubed, bertanding melawan pemain peringkat atas dunia memberikan sudut pandang baru tentang apa saja yang harus ia benahi ke depan. Salah satu aspek paling menonjol dari Antonsen yang ingin ia teladani adalah kedisplinan dalam menjaga akurasi pukulan. Puas dengan Debut, Belum Puas dengan Hasil Meskipun langkahnya terhenti di babak 16 besar, mencicipi atmosfer turnamen kelas Super 750 untuk pertama kalinya tetap meninggalkan kesan positif bagi Ubed. Apalagi ia sempat mengamankan kemenangan penting di babak pertama.
 
"Cukup senang bisa menang di babak pertama kemarin, debut di Super 750 tapi secara hasil tentunya belum puas," pungkasnya.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jangan Salah Kostum! Ini Outfit buat Tes PPPK Sekolah Rakyat 2026
• 7 jam lalu
0
thumb
Penyebab Kecelakaan 5 Orang Sekeluarga Tewas di Tol Malang-Pandaan, Sopir Diduga Microsleep
• 13 jam lalu
0
thumb
Penegasan Kejagung soal Status Tersangka Febrie Adriansyah dalam 3 Perkara
• 20 jam lalu
0
thumb
Sidang Perdana Eks Kasi Intelijen Bea Cukai Budiman Bayu Digelar 28 Juli di Tipikor Jakarta
• 5 jam lalu
0
thumb
Xiaomi-iPhone Silakan Minggir, Raja HP Dunia Tak Bisa Digoyang
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.