jpnn.com - Masalah gigi dan mulut masih menjadi perhatian besar di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Kementerian Kesehatan RI, sebanyak 56,9 persen penduduk usia tiga tahun ke atas mengalami masalah gigi dan mulut. Namun, hanya 11,2 persen yang mendapatkan perawatan dari tenaga kesehatan gigi.
Salah satu masalah yang sering dianggap ringan adalah gigi hilang. Padahal, kehilangan satu atau beberapa gigi akibat gigi berlubang, penyakit gusi, cedera, maupun faktor usia dapat memberikan dampak jangka panjang jika tidak segera ditangani.
BACA JUGA: Honorer K2 Mulai Mengabdi 2015 ke Bawah Masuk Daftar CASN 2026
"Gigi yang hilang dapat menyebabkan kemampuan mengunyah menurun, perubahan posisi gigi di sekitarnya, hingga gangguan keseimbangan gigitan. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat mengurangi kenyamanan seseorang dalam menjalani aktivitas sehari-hari," kata Head of Clinic SMART Dental Muara Karang, drg. James Lai, Kamis (16/7).
Dia menyebutkan, perawatan implan gigi tidak hanya bertujuan menggantikan gigi yang hilang, tetapi juga membutuhkan perencanaan klinis yang matang. Akan tetapi juga mengembalikan fungsi kunyah, kenyamanan, dan rasa percaya diri pasien.
BACA JUGA: Kontrak PPPK Paruh Waktu di Daerah Ini Tetap Diperpanjang, Gaji Sudah Disiapkan
"Karena itu, setiap pasien perlu melalui pemeriksaan terlebih dahulu untuk menilai kondisi tulang rahang, gusi, serta kebutuhan perawatan secara keseluruhan,” ujarnya.
Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai solusi gigi hilang, SMART Dental menghadirkan program SMART Dental Implant Week “Kembali Tersenyum” pada 24–31 Juli 2026.
BACA JUGA: Daftar 9 Jaksa Tangani Kasus Eks Jampidsus Febrie, Ada Chatarina Girsang
Program ini menghadirkan edukasi dan konsultasi mengenai perawatan implan gigi, sekaligus memberikan kesempatan bagi pasien baru mendapatkan free comprehensive dental check-up yang mencakup konsultasi awal dan panoramic X-ray selama periode program berlangsung.
Melalui program tersebut, SMART Dental mengajak masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami kehilangan gigi. Setiap kondisi pasien membutuhkan evaluasi berbeda sebelum menentukan pilihan perawatan.
Implan gigi menjadi salah satu solusi modern untuk menggantikan gigi yang hilang. Perawatan ini menggunakan komponen yang dirancang menyerupai akar gigi dan ditempatkan pada tulang rahang untuk memberikan dukungan yang lebih stabil bagi gigi pengganti.
Dengan perencanaan yang sesuai, implan gigi dapat membantu pasien kembali menikmati proses mengunyah dengan nyaman, berbicara lebih percaya diri, serta menjaga keseimbangan fungsi rongga mulut.
SMART Dental terafiliasi dengan Healthway Medical Group Singapore dan JNJ Specialist Dental Centre untuk memperkuat komitmen menghadirkan layanan kesehatan gigi yang modern, nyaman, dan terpercaya.(esy/jpnn)
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Mesyia Muhammad





Komentar (0)