PLN Targetkan Bangun Pembangkit Listrik 2,74 GW di Bali hingga 2034

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, DENPASAR - PT PLN (Persero) terus memperkuat langkah menuju Bali Mandiri Energi melalui pengembangan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) dan penguatan sistem kelistrikan sebagaimana tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. 

PLN merencanakan penambahan kapasitas pembangkit di Bali sebesar 2,74 gigawatt (GW), yang terdiri atas 886,8 megawatt (MW) pembangkit energi baru terbarukan; 307,5 MW sistem penyimpanan energi (storage); serta 1.550 MW pembangkit berbasis gas sebagai energi transisi.

Selain itu, PLN juga akan memperkuat infrastruktur melalui pembangunan 885 kilometer jaringan transmisi, peningkatan kapasitas gardu induk sebesar 3.320 MVA, serta pengembangan jaringan distribusi untuk memenuhi pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat dan mendukung investasi di Bali. 

General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap visi swasembada energi nasional sekaligus mendorong terwujudnya sistem kelistrikan Bali yang semakin hijau, mandiri, dan andal. 

Ajrun memaparkan bahwa pertumbuhan kebutuhan listrik di Bali saat ini mencapai 8,02%, jauh di atas rata-rata nasional. Tingginya pertumbuhan tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata yang berlangsung hampir sepanjang hari sehingga menuntut sistem kelistrikan yang semakin kuat, andal, dan berkelanjutan.

Saat ini, PLN UID Bali melayani sekitar 1,96 juta pelanggan dengan beban puncak yang telah mendekati 1.300 MW. Menurut Ajrun, karakteristik sistem kelistrikan Bali berbeda dengan wilayah lain karena selisih antara beban dasar dan beban puncak relatif kecil, yang menunjukkan tingginya konsumsi listrik selama 24 jam sebagai penopang aktivitas masyarakat, sektor pariwisata, hingga industri. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagi PLN untuk terus meningkatkan kapasitas dan keandalan sistem kelistrikan. 

Baca Juga

  • Kebutuhan LNG Naik, PLN EPI Target Punya Kapasitas Regasifikasi Capai 3.850 MMscfd
  • Kebutuhan Gas PLN Diproyeksi Naik 4,5% per Tahun
  • PLN Bali Raup Pendapatan Rp10,12 Triliun pada 2025

"Pertumbuhan kebutuhan listrik Bali mencapai 8,02%. Ini menunjukkan aktivitas ekonomi Bali bergerak hampir tanpa henti. Karena itu, PLN harus terus hadir menyiapkan pasokan listrik yang cukup, andal, dan berkelanjutan agar mampu mengimbangi pertumbuhan kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan sektor pariwisata," jelas Ajrun dari siaran pers, Kamis (16/7/2026).

Ajrun menjelaskan, hingga saat ini, sistem kelistrikan Bali masih mendapat dukungan pasokan dari Pulau Jawa melalui jaringan interkoneksi Jawa–Bali. Di sisi lain, sebagian pembangkit lokal masih menggunakan energi fosil sehingga pengembangan energi baru terbarukan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemandirian energi sekaligus memperkuat ketahanan sistem kelistrikan Bali. 

Menurut Ajrun, pembangunan infrastruktur tersebut menjadi fondasi agar Bali memiliki sistem kelistrikan yang semakin tangguh sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan listrik dari luar pulau.

"Bali merupakan wajah Indonesia di mata dunia. Karena itu, sistem kelistrikannya harus tidak hanya andal, tetapi juga hijau dan berkelanjutan. PLN siap mendukung Bali Mandiri Energi melalui pengembangan pembangkit energi baru terbarukan, penguatan jaringan transmisi dan gardu induk, serta kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, Bali ke depan mampu memenuhi kebutuhan energinya sendiri dengan energi yang lebih bersih dan semakin mandiri," kata Ajrun.

Ia menambahkan, implementasi RUPTL di Bali juga menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan ruang untuk pembangunan infrastruktur, aspek estetika kawasan, sosial budaya dan spiritual masyarakat Bali, serta tantangan teknis, regulasi, dan pembiayaan. Oleh karena itu, keberhasilan transisi energi membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan selaras dengan karakteristik dan nilai-nilai lokal Bali. 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Japan Open 2026: Hancurkan Wakil Taiwan, Putri Raih Tiket Perempat Final
• 3 jam lalu
0
thumb
Ainun Bersama PNM Ubah Cara Pandang Warga di Kampung Tentang Perempuan
• 8 jam lalu
0
thumb
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah di Kejagung: Sempat Disebut Saksi hingga Sprindik Baru
• 21 jam lalu
0
thumb
DPRD Jabar Soroti Pentingnya Kepastian Hukum Pertanahan bagi Industri Properti
• 10 jam lalu
0
thumb
Mau Nonton Piala Dunia di Rumah, Pasien Puskesmas di Sulbar Kabur Bawa Infus
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.