VIVA – Kapten Timnas Inggris, Harry Kane mengaku belum bisa memastikan masa depannya bersama The Three Lions setelah timnya tersingkir di semifinal Piala Dunia 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Kane setelah Inggris kalah 1-2 dari Argentina pada laga semifinal di Stadion Mercedes-Benz, Amerika Serikat, Kamis, 16 Juli 2026 dini hari WIB. Kekalahan itu membuat langkah Inggris terhenti dan harus puas menjalani pertandingan perebutan tempat ketiga.
Saat ditanya apakah Piala Dunia 2026 menjadi penampilan terakhirnya di ajang empat tahunan tersebut, Kane mengaku belum memiliki jawaban pasti. Menurutnya, keputusan mengenai masa depan di Timnas Inggris akan bergantung pada kondisi fisik dan performanya dalam beberapa tahun ke depan.
- Odd Andersen / AFP
"Masih terlalu dini untuk membicarakan hal itu. Bagi saya, ini tentang menjalaninya tahun demi tahun dan bagaimana perasaan saya," kata Kane dikutip dari Sports Illustrated, Kamis.
Meski belum memberikan kepastian, striker berusia 32 tahun itu menegaskan bahwa membela Timnas Inggris tetap menjadi kebanggaan terbesar dalam kariernya sebagai pesepak bola.
"Tim nasional adalah kebanggaan dan kegembiraan saya, itulah yang paling saya sukai," lanjut Kane.
Kane juga menyinggung sosok Lionel Messi sebagai contoh pemain yang masih mampu tampil di level tertinggi meski usianya tidak lagi muda. Menurutnya, hal itu membuat dirinya tidak ingin menutup peluang tampil pada Piala Dunia 2030.
"Empat tahun masih lama dan saya akan berusia 36 tahun saat itu, tetapi seperti yang Anda lihat pada Leo (Messi), dia masih tampil di level tertinggi. Saya tidak pernah ingin membatasi hal-hal ini. Untuk saat ini, ini tentang memproses kekalahan berat lainnya," ujar Kane.





Komentar (0)