HARIAN.FAJAR.CO.ID, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menegaskan tidak boleh lagi ada program pemerintah yang hanya selesai secara administratif tetapi gagal memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat memimpin rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kegiatan/Sub Kegiatan Pembangunan Kota Parepare Triwulan II Tahun Anggaran 2026 di Ruang Pola Kantor Sekretariat Daerah Kota Parepare, Kamis (16/7/2026).
Dalam arahannya, Tasming mengatakan monitoring dan evaluasi bukan sekadar agenda rutin pemerintahan, melainkan momentum untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan pembangunan telah berjalan sesuai amanah dan memberikan dampak bagi masyarakat.
“Monitoring dan evaluasi yang kita laksanakan hari ini bukanlah sekadar agenda rutin pemerintahan. Kegiatan ini merupakan momentum penting untuk mengukur sejauh mana amanah pembangunan yang dipercayakan kepada kita benar-benar terlaksana dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Tasming menekankan bahwa setiap program, kegiatan, hingga penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan melalui hasil yang nyata.
Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak lagi menunda penyelesaian pekerjaan hingga akhir tahun anggaran.
“Saya ingin menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi pola kerja yang menunda pekerjaan hingga akhir tahun anggaran. Tidak boleh ada kegiatan yang berjalan tanpa pengawasan yang memadai. Dan tidak boleh ada program yang hanya selesai secara administratif tetapi gagal memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurut Tasming, keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui evaluasi yang objektif, jujur, dan konstruktif agar setiap kendala dapat segera diperbaiki secara berkelanjutan.






Komentar (0)