Grid.ID - Perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Prancis dan Inggris. Namun apa alasan di balik perebutan peringkat ketiga tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini.
Piala Dunia 2026 belum berakhir bagi tim Inggris dan Prancis. Meskipun gagal melaju ke final, kedua tim ini masih akan memperebutkan peringkat ketiga.
Dilansir dari Kompas.com, pertandingan tersebut akan digelar di Hard Rock Stadium pada Minggu (19/7/2026). Bagi sebagian orang, perebutan peringkat ketiga dianggap kurang terlalu diminati, namun FIFA tetap mempertahankan pertandingan ini sebagai bagian dari rangkaian resmi Piala Dunia.
Alasan Ada Peringkat Ketiga
Penentuan peringkat ketiga digelar untuk menentukan tim yang finis di posisi ketiga dan keempat turnamen. Tujuannya adalah untuk menentukan klasemen akhir.
Selain itu, pertandungan tersebut juga memiliki nilai kompetitif lantaran hasilnya akan berpengaruh terhadap peringkat dunia FIFA. Bobot poin yang didapatkan juga lebih besar dari laga persahabatan.
Pemenang dari laga ini juga akan memperoleh medali perunggu. Kemudian dari sisi finansial, tim yang finis di posisi ketiga menerima hadiah uang yang lebih besar dari peringkat keempat.
Diketahui, laga perebutan peringkat ketiga pertama kali digelar pada Piala Dunia 1934. Saat itu Jerman mengalahkan Austria dengan skor 3-2.
Sejumlah rekor Piala Dunia juga lahir dari pertandingan perebutan tempat ketiga. Seperti yang terjadi pada Piala Dunia 2002, penyerang Turki Hakan Sukur berhasil mencetak gol hanya dalam 11 detik saat menghadapi Korea Selatan.
Hingga saat ini, gol tersebut masih menjadi gol tercepat dalam sejarah Piala Dunia. Tak hanya itu, pemain Prancis Just Fontaine juga mencetak empat gol saat mengalahkan Jerman Barat 6-3 pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 1958.
Ia mencetak 13 gol sepanjang turnamen yang masih menjadi rekor gol terbanyak seorang pemain dalam satu edisi Piala Dunia. Nantinya skuad Harry Kane akan menghadapi tim Kylian Mbappe.
Perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Prancis dan Inggris pada Minggu (19/7/2026). Alasan di balik perebutan peringkat ketiga tersebut tak lain adalah karena memiliki nilai kompettitif. Hasil laga akan berpengaruh terhadap peringkat dunia FIFA.
Dilansir dari Tribunnews, Spanyol dan Argentina akan memperebutkan gelar juara pada final Piala Dunia yang akan berlangsung pada Senin (20/7/2026). Argentina berpotensi menambah gelar keempat di ajang ini. Sementara Spanyol berpotensi menambah gelar keduanya sejak 2010 lalu. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)