Bisnis.com, MATARAM — Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok selama periode 15 Juni–13 Juli 2026 mencapai 242.086 orang, meningkat 10,2% dibandingkan periode yang sama pada 2025.
General Manager BIZAM Aidhil Philip Julian mengatakan peningkatan jumlah penumpang didorong oleh momentum libur sekolah serta penyelenggaraan ajang Pocari Sweat Run Lombok di Kawasan Mandalika. Menurutnya, BIZAM menjadi salah satu pintu masuk utama bagi wisatawan dan peserta berbagai kegiatan olahraga maupun pariwisata di Pulau Lombok.
"Momentum libur sekolah yang dilanjutkan dengan penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok memberikan dampak positif terhadap peningkatan mobilitas penumpang melalui bandara. Hal ini sekaligus mencerminkan semakin kuatnya posisi Lombok sebagai salah satu destinasi wisata dan sport tourism unggulan di Indonesia," ujar Aidhil, Kamis (16/7/2026).
Untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas penerbangan, BIZAM memastikan seluruh fasilitas operasional dan layanan penumpang berfungsi optimal. Bandara juga memperkuat koordinasi dengan maskapai, AirNav Indonesia, perusahaan ground handling, aparat keamanan, dan instansi terkait guna menjaga kelancaran operasional.
Sebagai bagian dari penyambutan peserta Pocari Sweat Run Lombok 2026, BIZAM bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadirkan pertunjukan musik tradisional Rindik, Cilokak Sasak, serta tarian tradisional di area kedatangan hingga Taman Lombok. Penyambutan tersebut ditujukan untuk memperkenalkan budaya lokal kepada para pengunjung sejak tiba di Lombok.
Sementara itu, menjelang keberangkatan, bandara kembali menghadirkan pertunjukan tari tradisional di ruang tunggu keberangkatan.
Baca Juga
- APBD NTB Diproyeksikan Rp6,2 Triliun pada 2027
- OJK Minta Masyarakat Bali Tolak Hasutan Tidak Membayar Hutang di Lembaga Keuangan
- Bali Jadikan PLTS Jadi Syarat Penerbitan Izin Bangunan Komersial
"Kami berharap penampilan kesenian khas daerah ini dapat menjadi penutup perjalanan yang berkesan bagi para peserta, sekaligus memperkuat citra Lombok sebagai destinasi sport tourism yang tidak hanya menawarkan keindahan alam dan penyelenggaraan event olahraga berkelas, tetapi juga kekayaan budaya yang autentik," tutup Aidhil.






Komentar (0)