Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan gelombang serangan kedua terhadap Iran.
IDXChannel - Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan gelombang serangan kedua terhadap Iran. Komando Pusat AS (US Central Command/CENTCOM) mengatakan bahwa mereka menargetkan kemampuan militer Iran yang digunakan untuk mengancam kapal-kapal yang bebas melintas melalui Selat Hormuz.
Dilansir dari laman AlJazeera Kamis (16/7/2026), negosiator utama Iran dan Ketua Parlemen Mohammed Bagher Ghalibaf mengatakan negara itu tidak pernah menyambut perang. "Kita harus selalu siap untuk berperang dan berdiri teguh untuk melindungi keamanan dan kepentingan nasional kita," ujarnya.
Setidaknya 35 orang tewas dan 300 terluka dalam serangan AS di Iran selatan selama beberapa hari terakhir, kata Kementerian Kesehatan Iran.
Sementara itu, serangan 13 rudal yang ditembakkan oleh Amerika Serikat di selatan telah menewaskan tujuh tentara Iran dan mereka (tentara Iran) bersumpah akan membalas serangan teraebut
Korps Garda Revolusi Islam Iran menyebut, pihaknya telah menyerang aset militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania dan mengklaim kerusakan berat pada markas Armada Kelima AS.
(kunthi fahmar sandy)





Komentar (0)