Bisnis.com, JAKARTA — PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatatkan capaian gemilang lewat model global terbarunya, Suzuki Fronx, yang diproduksi di pabrik Cikarang, Jawa Barat.
Dalam kurun waktu satu tahun sejak meluncur pada 28 Mei 2025, kendaraan sport utility vehicle (SUV) kompak ini sukses membukukan total ekspor lebih dari 10.000 unit dalam bentuk utuh (Completely Built Up/CBU) dan terurai (Completely Knocked Down/CKD), sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi penting Suzuki di pasar global.
Kehadiran produk global ini menjadi motor penggerak baru bagi kinerja ekspor pabrikan berlogo 'S' tersebut. Sepanjang periode satu tahun pertamanya, Suzuki Fronx mencatatkan pengiriman ekspor CBU mencapai lebih dari 6.000 unit ke enam negara tujuan. Pada saat yang sama, pengapalan dalam bentuk CKD tercatat melampaui 4.000 unit guna memenuhi kebutuhan perakitan dan permintaan pasar di berbagai belahan dunia.
Deputy 4W Sales & Marketing Director PT SIS, Donny Saputra, mengutarakan kehadiran produk ini tidak sekadar memperluas portofolio kendaraan di pasar domestik, melainkan juga memperkuat struktur industri manufaktur tanah air.
“Adanya Suzuki Fronx sebagai salah satu lini terkini dari Suzuki bukan hanya menambah pilihan bagi konsumen, namun juga memberi manfaat bagi sektor industri nasional. Kami yakin setiap unit Suzuki Fronx yang telah diproduksi dan dimiliki pelanggan juga akan berdampak konkret bagi banyak pihak,” ujar Donny dikutip dari website Suzuki, Kamis (16/7/2026).
Di pasar domestik, penerimaan masyarakat terhadap model SUV ini tergolong sangat tinggi. Sepanjang periode Juni 2025 hingga Mei 2026, Suzuki Fronx mencetak penjualan ritel lebih dari 14.000 unit dan langsung memimpin pangsa pasar di segmennya.
Baca Juga
- Setahun Mengaspal, Penjualan Ritel Suzuki Fronx Tembus 14.000 Unit
- Melihat Lebih Dekat Suzuki Grand Vitara dengan Teknologi Ramah Lingkungan SHVS
- Suzuki Perkuat Posisi di Pasar LSUV, Tingkatkan Eksterior New XL7
Menariknya, mayoritas konsumen tanah air menunjukkan ketertarikan tinggi pada kendaraan ramah lingkungan. Varian SGX menjadi kontributor utama dengan porsi penjualan mencapai 52%, disusul oleh varian GX sebesar 27%, dan varian GL dengan andil 21%. Representasi angka ini menunjukkan sekitar 79% konsumen memilih varian yang mengusung teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS).
Teknologi hibrida ringan tersebut menjadikan Fronx sebagai model keempat Suzuki di Indonesia yang menerapkan sistem reduksi emisi sekaligus peningkatan efisiensi bahan bakar.
Keunggulan komparatif ini pula yang mengantarkan Suzuki Fronx menyabet 13 penghargaan bergengsi dari berbagai institusi dan media otomotif nasional, termasuk gelar tertinggi Car of the Year.
Prestasi komprehensif pada tahun pertama ini menjadi modal kuat bagi pabrikan untuk terus memperluas penetrasi, baik di pasar domestik maupun ekspor. Penguatan kualitas produk dan layanan purnajual menjadi fokus utama guna menjaga momentum pertumbuhan ini.
"Peristiwa yang Suzuki Fronx alami dalam setahun pertama ini menambah sejarah berkesan bagi Suzuki Indonesia. Awal baik ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kepercayaan pelanggan melalui penyediaan produk transportasi berkualitas, layanan purnajual luas, serta berbagai inovasi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan," pungkas Donny.






Komentar (0)