Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih, Ini Hasilnya

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Selain menjadi sarana penyaluran bantuan pemerintah, KDMP juga berperan sebagai offtaker atau penyerap hasil produksi pertanian.

Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih, Ini Hasilnya

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas selama lima jam bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026). 

Ratas itu membahas penguatan peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Usai ratas, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan peran KDMP sebagai pusat penyaluran berbagai program bantuan pemerintah sekaligus penyerap hasil pertanian masyarakat desa. 

Baca Juga:
Prabowo Panggil Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana Bahas Kopdes Merah Putih

“Koperasi Desa Merah Putih itu adalah infrastrukturnya pemerintah, satu. Apa itu infrastruktur apa? Untuk menyampaikan barang-barang yang bantuan, bantu sosial, kemudian barang-barang subsidi, semua nanti melalui Koperasi Desa Merah Putih, tadi diputuskan sudah,” kata Zulkifli kepada awak media.

Selain menjadi sarana penyaluran bantuan pemerintah, Menko Pangan menjelaskan bahwa KDMP juga berperan sebagai offtaker atau penyerap hasil produksi pertanian masyarakat. Menurutnya, peran tersebut menjadi penting terutama ketika harga komoditas pertanian berada di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga:
Terungkap Pembicaraan Prabowo-Jaksa Agung: Ekonomi Butuh Stabilitas, Minta Kegaduhan Reda

“Nomor dua, dia sebagai offtaker kalau harga seperti gabah, jagung, dan lain-lain di bawah harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah, maka koperasi dia bisa offtaker sebagai pembeli dari produk-produk pertanian yang sudah ditentukan harganya oleh pemerintah,” kata pria yang kerap disapa Zulhas ini.

Baca Juga:
Prabowo Bertemu Luhut Tiga Jam, Bahas Dinamika Timteng, Harga Minyak, hingga Rupiah

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menambahkan bahwa program KDMP diproyeksikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Menurutnya, keuntungan yang diperoleh koperasi akan kembali dirasakan oleh masyarakat dan turut meningkatkan pendapatan desa.

“Dari keuntungan itu ada 20 persen dari Kopdes itu akan menjadi pendapatan asli desa,” ungkapnya.

“Kopdes ini berhasil dan sukses karena ada efek positifnya kepada desa. Termasuk sisanya yang 80 persen akan kembali ke rakyat di desa itu,” kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
JPO Tendean Dibongkar, Saat Kelalaian Pengemudi Berujung Rusaknya Fasilitas Publik
• 22 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan  32 Orang dan Lukai 73 Orang; Pakar Menilai Mencerminkan Kurangnya Standar Keselamatan Tempat Hiburan
• 19 jam lalu
0
thumb
Utang Luar Negeri Capai Rp7.999 Triliun, Purbaya Sebut Masih Aman
• 1 jam lalu
0
thumb
Zulhas Minta Waktu Sebulan ke Prabowo untuk Benahi Persoalan Program MBG
• 15 jam lalu
0
thumb
Kemendagri minta hak pendidikan dan psikologi siswa R tetap terpenuhi
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.