TASPEN Serahkan Santunan Rp 214 Juta kepada Ahli Waris ASN Bea Cukai yang Gugur Saat Tugas

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BINJAI - PT TASPEN (Persero) bersama Kantor Regional VI BKN Sumatera Utara menyerahkan santunan manfaat Tabungan Hari Tua (THT) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp 214.299.600 kepada Netty, ahli waris dari almarhum Aditya Waskita Jauhari.

Penyerahan santunan manfaat dilaksanakan di kediaman ahli waris ASN Bea Cukai yang gugur saat tugas di Kota Binjai, Sumatera Utara, Jumat (10/7).

BACA JUGA: Sukses Wujudkan Kesetaraan Hak Kerja, TASPEN Raih Silver Winner di Ajang IDEAS 2026

Penyerahan manfaat ini merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan jaminan perlindungan dan kepastian hak kepada almarhum, ASN Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) yang gugur saat menjalankan tugas pemeriksaan kapal di perairan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Riau.

Penyerahan manfaat dilakukan secara simbolis oleh Branch Manager TASPEN Medan Toni Eko Sucahyo bersama Kepala Kantor Regional VI BKN Sumatera Utara Janry Haposan U.P. Simanungkalit.

BACA JUGA: TASPEN Salurkan Manfaat JKK dan JKM Rp 1,08 Miliar Kepada 2 Keluarga ASN di Riau

Adapun total manfaat yang diterima oleh ahli waris terdiri dari manfaat THT sebesar Rp 61.469.600 dan manfaat JKK sebesar Rp 152.830.000.

Corporate Secretary TASPEN Henra menyampaikan pihaknya turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Almarhum Aditya Waskita Jauhari.

BACA JUGA: Peringati HUT ke-63, TASPEN Gelar Donor Darah, Ratusan Karyawan Ikut Berpartisipasi

"Duka cita juga kami sampaikan kepada seluruh keluarga korban serta pihak-pihak yang terdampak atas peristiwa ini," ucap Henra.

Pihak TASPEN juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Kepegawaian Negara atas sinergi dan kolaborasi yang sangat baik dalam mempercepat proses kelengkapan administrasi.

"Seluruh hak almarhumah kami proses secara proaktif dan transparan melalui sistem digital agar manfaatnya bisa segera diterima oleh ahli waris sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi serta pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara," kata Henra.

TASPEN membuktikan komitmen gerak cepat dalam memberikan perlindungan bagi ASN yang gugur saat bertugas pascaperistiwa yang menimpa almarhum pada 7 Juli 2026 dini hari.

Total manfaat yang diterima ahli waris Aditya Waskita Jauhari merupakan hasil perhitungan akuntabel dari manfaat THT yang mencakup Tabungan Hari Tua dan Asuransi Kematian, serta manfaat JKK yang mencakup Santunan Kematian, Uang Duka Tewas, dan Biaya Pemakaman.

Penyaluran yang dilakukan secara kilat ini merupakan bentuk kehadiran TASPEN dalam memberikan perlindungan nyata demi mewujudkan masa depan yang tenang dan aman bagi ASN serta keluarganya, khususnya dalam menghadapi risiko kerja yang tidak diharapkan.

Di wilayah kerja TASPEN Medan, tercatat pada semester I 2026 telah menyalurkan manfaat program THT sebesar Rp 21.751.275.000 untuk 297 klaim, manfaat JKK sebesar Rp 2.550.481.165 untuk 259 klaim, dan manfaat JKM sebesar Rp14.405.585.100 untuk 321 klaim.

Adapun data secara nasional dengan rentang waktu yang sama, TASPEN telah menyalurkan manfaat Program THT sebesar Rp 6.640.003.150.723 untuk 161.471 klaim serta program JKK dan JKM sebesar Rp 652.723.331.548 untuk 50.392 klaim.

Penyaluran manfaat tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program perlindungan sosial TASPEN yang berfokus pada penyelesaian hak peserta secara 5T, yaitu Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, Tepat Tempat, dan Tepat Administrasi.

Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

TASPEN akan terus memperkuat kualitas layanan melalui pengembangan Center of Excellence dan transformasi digital.

TASPEN berkomitmen untuk memastikan setiap peserta dan ahli waris dapat memperoleh haknya secara cepat, tepat, dan mudah sesuai dengan prinsip pelayanan yang andal dan berorientasi pada kebutuhan peserta. (mrk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kepuasan Peserta Terus Membaik pada 2025, TASPEN Catat Tren Positif 4 Tahun Berturut-turut


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pramono Anung Janji JPO Tendean Segera Dibangun Kembali
• 4 jam lalu
0
thumb
Bantahan Tegas Kuasa Hukum, Sarwendah Tidak Pernah Polisikan Betrand Peto
• 16 jam lalu
0
thumb
IHSG Ditutup Menguat Tipis ke Level 6.039,52 di Tengah Sentimen Positif Domestik dan Tekanan Global
• 17 jam lalu
0
thumb
Kunci Sukses Kepala BRIN Arif Satria: Dibentuk dari Kejujuran dan Tradisi Toko Buku Hari Jumat
• 5 jam lalu
0
thumb
Status Febrie dan Don Ritto Masih Saksi di Sprindik Baru Kejagung
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.