Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik dan mengambil sumpah 239 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pramono meminta para pejabat yang baru dilantik bekerja maksimal dan meninggalkan warisan atau legacy bagi kemajuan Jakarta.
Pramono mengatakan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial menjadi prioritas pemerintahannya. Karena itu, ia berharap pejabat fungsional, terutama para guru, mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial merupakan prioritas pemerintahan yang saya pimpin. Saya berharap kualitas pendidikan di Jakarta yang selama ini sudah baik terus ditingkatkan, terutama oleh guru-guru yang baru saja dilantik," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/7).
Ia menilai peran guru tidak hanya penting dalam proses belajar mengajar, tetapi juga mendukung berbagai program pendidikan yang sedang dijalankan Pemprov DKI Jakarta, seperti KJP Plus, KJMU, pengembangan Sekolah Rakyat, hingga persiapan peluncuran LPDP Jakarta pada 2027.
Menurut Pramono, berbagai program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
"Saya sungguh berharap Saudara-saudara bekerja dengan sungguh-sungguh untuk memperbaiki, menyempurnakan, dan meninggalkan legacy bagi kemajuan Jakarta sesuai bidang tugas masing-masing," ujarnya.
Selain guru, Pramono juga melantik pejabat fungsional di berbagai bidang strategis. Mereka terdiri atas 16 analis hukum, 13 administrator kesehatan, 13 perawat, 7 arsiparis, 6 pembina jasa konstruksi, dan 6 pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.
Pejabat fungsional dari bidang pemadam kebakaran, ketenagakerjaan, lingkungan hidup, perhubungan, hingga teknologi informasi juga turut dilantik.
Menurut Pramono, pengisian jabatan lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan publik untuk mendukung Jakarta sebagai kota global, inklusif, dan berbudaya.
Di akhir sambutannya, ia mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjaga profesionalisme, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
"Bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Jagalah marwah yang diberikan kepada Saudara-saudara sekalian. Saya yakin Saudara-saudara mampu memberikan yang terbaik sehingga Jakarta sebagai kota global, kota inklusif, kota yang berbudaya, dan masih menyandang status sebagai ibu kota negara menjadi lebih baik, lebih tertata, dan lebih maju," tuturnya.
Sebanyak 239 pejabat fungsional yang dilantik berasal dari 19 perangkat daerah, mulai dari Inspektorat, Badan Kepegawaian Daerah, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja, hingga Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat.
Dalam pelantikan tersebut, Pramono melantik Isnawa Adji sebagai Widyaiswara Ahli Utama. Sebelumnya, Isnawa menjabat Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta. Sementara posisi Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta kini diisi Marulitua Sijabat.






Komentar (0)