JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengaku baru mengetahui kondisi anak dari pahlawan nasional Sayuti Melik usai viral di media sosial.
Gus Ipul mengatakan usai pihaknya mengetahui hal itu, Kemensos langsung mengirimkan tim untuk membawa anak dari pahlawan nasional Sayuti Melik ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi agar mendapatkan penanganan menyeluruh.
BACA JUGA:IHSG Bertahan di Zona Hijau, Purbaya Yakin Rating S&P Bakal Dongkrak Kepercayaan Investor
"Kita kan baru tahu juga langsung kita kirim tim ke sana dan sekarang sudah kita bawa ke sentra milik Kemensos di Bekasi," kata Gus Ipul di DPR RI, Rabu, 15 Juli 2026.
Gus Ipul mengatakan selama berada di sentra, nantinya anak Sayuti Melik akan memperoleh berbagai layanan rehabilitasi sesuai hasil asesmen yang dilakukan petugas.
"Ya tentu akan direhabilitasi. Ada rehabilitasi medis, ada rehabilitasi yang lain yang mungkin dibutuhkan sesuai hasil asesmennya. Untuk sementara tinggal di sentra kita, kemudian kita lakukan pendampingan," ujarnya.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Menanggapi pertanyaan mengapa kondisi anak Sayuti Melik baru ditangani sekarang, Mensos menegaskan Kemensos baru memperoleh informasi mengenai kasus tersebut. Ia menilai persoalan ini menunjukkan pentingnya akurasi data penerima bantuan sosial.
"Kita juga baru tahu. Ini kembali lagi menyangkut data. Maka itulah data menjadi sangat penting. Satu tahun lebih ini, atas arahan Bapak Presiden Prabowo, kita melakukan konsolidasi data dengan daerah supaya mendapatkan data yang lebih akurat," jelasnya.
Terkait apakah akan diberi tempat tinggal, Gus Ipul menyebut akan lakukan asesmen terlebih dahulu.
Gus Ipul membuka kemungkinan akan memberikan bantuan rumah untuk putra pahlawan nasional tersebut.
BACA JUGA:Menlu Sugiono Kenang Sheikh Hamad sebagai Pemimpin Visioner
"Ya tentu akan kita kita tadi lakukan asesmen, kalau memang harus diberikan bantuan kita akan berikan bantuan, sesuai dengan semua program yang dimiliki oleh Kementerian Sosial," tuturnya.
Diketahui, kisah hidup Heru Baskoro, putra Sayuti Melik, tokoh yang dikenal sebagai pengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, menjadi perhatian publik.
Heru bersama sang istri diketahui hidup dalam kondisi memprihatinkan di sebuah rumah kontrakan petak di kawasan Bojong Menteng, Kota Bekasi, Jawa Barat.






Komentar (0)