KOMPAS.TV - Kehidupan Heru Baskoro, putra dari pengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Sayuti Melik, menuai simpati luas. Di usia senjanya, kehidupan Heru memprihatinkan, jauh dari gambaran masyarakat tentang kehidupan keluarga tokoh sejarah Indonesia.
Rumah kontrakan sederhana di Kelurahan Bojong Menteng, Bekasi, Jawa Barat, ini adalah tempat tinggal Heru Baskoro, 84 tahun, putra dari tokoh pengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Sayuti Melik.
Selama tiga bulan terakhir, Heru bersama istrinya, Treyzia Noviani, menempati rumah kontrakan ini.
Menurut sang istri, mereka sempat tinggal di Kanada dan kembali ke Tanah Air pada 2024 karena kesehatan suaminya.
Sejak kembali ke Tanah Air, pasangan lansia ini berpindah-pindah tempat tinggal hingga ditemukan oleh relawan kemanusiaan di rumah kontrakan tersebut.
Kehidupan Heru jauh dari kata sejahtera. Keterbatasan ekonomi membuat keduanya kesulitan memenuhi kebutuhan hidup dan pengobatan.
Saat disebut nama Sayuti Melik, Heru perlahan mengenang kembali kisah sang ayah yang pernah menjadi bagian dari sejarah bangsa.
Setelah kisahnya viral di media sosial, Kementerian Sosial memindahkan Heru Baskoro dan istrinya ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menjamin Heru mendapat rehabilitasi medis, pendampingan, hingga hunian sementara dari negara.
#putrasayutimelik #sayutimelik #pahlawanindonesia
Baca Juga: Kematian Dokter Residen, Polisi: Korban Hilang Dari Asrama Sehari Sebelumnya | BERITA UTAMA
Penulis : Yulian-Indah
Sumber : Kompas TV
- sayuti melik
- pahlawan indonesia
- putra sayuti melik






Komentar (0)