Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap pelaku pencurian maupun perusakan fasilitas publik di Jakarta.
"Kalau memang kemudian orang yang mengambil itu bisa kita ketahui, apalagi kalau dia, misalnya penerima bansos atau penerima fasilitas yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta, saya tidak akan kompromi, kita tidak akan berikan kepada yang bersangkutan," kata Pramono di Balai Kota, Jakarta, Rabu.
Advertisement
Dia mengatakan fasilitas publik dibangun untuk kepentingan masyarakat sehingga harus dijaga bersama, bukan dirusak atau diambil untuk kepentingan pribadi.
Sebagai kota dengan jumlah penduduk lebih dari 11 juta jiwa, kata dia, Jakarta menghadapi tantangan dalam menjaga seluruh aset dan fasilitas umum agar tetap berfungsi dengan baik.
"Inilah bagian dari kota yang penduduknya lebih dari 11 juta. Tentunya, tidak semuanya yang sudah kita persiapkan itu terjaga dengan baik," ujar Pramono.
Dia pun memastikan telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar segera memperbaiki setiap fasilitas umum yang mengalami kerusakan, terutama lift pada halte maupun fasilitas penyeberangan.
"Padahal, saya sudah meminta kepada semua OPD, kalau ada kerusakan lift, segera diperbaiki," tutur Pramono.





Komentar (0)