4 Pria Pengeroyok Petugas Perlintasan Kereta Api di Garut Ditangkap

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Tim gabungan Polres Garut dan Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Barat menangkap empat pria yang diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap petugas penjaga perlintasan kereta api di Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut.

Keempat orang tersebut diamankan di sejumlah lokasi berbeda pada Selasa (14/7), atau dua hari setelah peristiwa kekerasan terjadi.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Herman Saputra, mengatakan bahwa keempat orang yang diamankan berinisial IS (44), AW (35), NK (59), dan DAM (31).

“Untuk yang tiga orang merupakan warga Kecamatan Leles Garut, sedangkan satu lainnya merupakan warga Babakan Ciparay Kota Bandung,” katanya, Rabu (15/7).

Herman menjelaskan penganiayaan terjadi saat korban Andika Tri Juliansyah (26) yang merupakan petugas penjaga pintu perlintasan PT Kereta Api Indonesia (KAI), sedang menjalankan tugas di perlintasan Leuwigoong, Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong, pada Minggu (12/7) sekitar pukul 14.10 WIB.

“Saat itu, korban menutup portal karena kereta api akan melintas. Penutupan tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api sekaligus melindungi masyarakat yang melintasi jalur tersebut,” jelas Herman.

Saat petugas menutup portal, diungkapkan Herman, seorang pemotor berusaha membukanya secara paksa. Korban langsung menegur dan meminta agar pria itu mematuhi aturan keselamatan di perlintasan.

Teguran yang disampaikan korban rupanya tidak diterima oleh pria itu. Pelaku pergi dari lokasi lalu tak lama kembali lagi sembari membawa tiga temannya.

“Mereka kemudian diduga melakukan pemukulan secara bersama-sama menggunakan tangan kosong terhadap petugas yang sedang berjaga,” ungkap Herman.

Penganiayaan itu, menurut Herman, menyebabkan korban mengalami luka memar di bagian wajah dan kepala serta luka cakar pada tangan kiri. Korban selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian Polres Garut untuk ditangani secara hukum.

“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dan bukti yang berkaitan dengan kejadian. Proses ini kami lakukan bersama Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Barat hingga identitas para terduga pelaku berhasil diketahui,” ucapnya.

Tim gabungan, menurut Herman, kemudian melakukan penangkapan secara terpisah terhadap keempat pria tersebut. Seluruhnya dibawa ke Mapolres Garut untuk menjalani pemeriksaan.

Selain mengamankan empat orang, Herman menyebut pihaknya juga menyita dua unit sepeda motor. “Kami juga mengamankan pakaian dan alas kaki yang diduga digunakan saat kejadian sebagai barang bukti dalam proses penyidikan,” ucapnya.

Herman mengatakan bahwa hingga saat ini penyidik masih mendalami peran setiap orang dalam peristiwa tersebut. Pemeriksaan juga dilakukan untuk melengkapi berkas perkara sebelum memasuki tahapan hukum selanjutnya.

"Kami pastikan bahwa keempat pelaku telah berhasil kami amankan bersama barang bukti. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif, mendalami peran masing-masing, serta melengkapi berkas perkara untuk proses hukum selanjutnya," tegasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Cara Cek Arah Kiblat saat Matahari Tepat di Atas Ka'bah Sore Ini Pukul 16.27 WIB
• 1 jam lalu
0
thumb
Kenalan dengan Bandana Caps, Fashion Item yang Lagi Viral
• 9 jam lalu
0
thumb
Ketua MPR Sebut MA Kekurangan 1.600 Hakim
• 20 jam lalu
0
thumb
Demi Kepastian Hukum, YLBHI Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie
• 20 jam lalu
0
thumb
Warga Berpenghasilan Rendah Jakarta Diminta Tak Dibebani Pajak Baru
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.