Mahasiswa KKN-T Unhas Dorong Pembentukan Bank Sampah di Kelurahan Kassi untuk Kelola Sampah Berbasis 3R

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menginisiasi pembentukan Bank Sampah sebagai sarana edukasi dan pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Kelurahan Kassi, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep. Program unggulan ini bertujuan mengurangi penumpukan sampah rumah tangga, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, serta memberikan nilai ekonomi melalui pemanfaatan dan penjualan sampah bernilai.

Seminar Program Kerja sebagai Awal Pelaksanaan

Seminar Program Kerja yang digelar di Kantor Kelurahan Kassi pada Senin, 13 Juli 2026, menjadi tonggak awal pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang berlangsung selama kurang lebih 37 hari. Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintah kelurahan, Bhabinkatimas, Babinsa, Ketua LPM, Ketua RT RW, dan warga setempat, yang memberikan kesempatan bagi delapan mahasiswa KKN-T untuk memaparkan rencana kerja mereka.

“Seluruh program kerja tersebut dirancang untuk dilaksanakan secara bertahap dalam kurun waktu satu bulan lebih, dengan pendekatan yang disesuaikan pada kebutuhan dan karakteristik Kelurahan Kassi di berbagai aspek khususnya pada aspek lingkungan,” jelas Muh. Faisal, Koordinator Desa (Kordes) KKN-T 116 Kassi.

Program Unggulan dan Pendukung

Tim mahasiswa terdiri atas Faisal, Aulia, Helen, Malya, Netriani, Syamsya, Sarif, dan Ardo, yang mengusung sembilan program kerja. Selain program kolektif pembentukan Bank Sampah, mereka juga menjalankan program individu sesuai bidang keilmuan masing-masing. Program tersebut meliputi edukasi pemilahan sampah, perancangan fasilitas bank sampah, pelatihan pembuatan kompos dan pupuk organik cair, pembuatan mesin pencacah sampah organik, sistem rekap keuangan bank sampah, strategi branding, serta pembuatan media edukasi video dan informasi.

Fokus program ini juga mendukung surat edaran Bupati Pangkajene dan Kepulauan tentang penguatan pengelolaan sampah melalui pembentukan Bank Sampah yang akan dilaksanakan secara bertahap selama empat pekan.

Koordinasi dan Rencana Operasional Bank Sampah

Seminar diakhiri dengan sesi diskusi yang memberikan ruang bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk memberikan masukan. Ketua Kelurahan Kassi, A. Cenrara, menyarankan penetapan 10 rumah tangga sebagai fokus pendampingan sekaligus calon nasabah awal Bank Sampah. Ia juga menegaskan perlunya koordinasi dengan Ketua RT mengenai mekanisme pengumpulan sampah, baik melalui sistem penjemputan maupun pengumpulan di titik yang telah disepakati.

Ibu Lurah pun menyarankan agar penetapan lokasi operasional dan struktur kepengurusan Bank Sampah dapat diselesaikan dalam pekan ini agar program dapat segera berjalan. Selain itu, perlu ditetapkan jenis-jenis sampah yang akan diterima sebagai pedoman bagi masyarakat dalam memilah sampah.

Untuk tahap awal, RW 2 diusulkan menjadi wilayah prioritas karena memiliki calon nasabah potensial. Melalui program ini, mahasiswa KKN-T 116 Unhas berharap dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kelurahan Kassi dalam meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tetap Berjalan, Target Rampung Tahun Ini
• 15 jam lalu
0
thumb
Pesan Gus Ipul MPLS Harus Aman dan Nyaman Tanpa Perpeloncoan
• 22 jam lalu
0
thumb
Seberapa Siluman J-36 China Dibanding F-22 Amerika?
• 8 jam lalu
0
thumb
Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 15 Juli 2026, Cek Lokasinya
• 9 jam lalu
0
thumb
Netflix Buka Casting Monopoly, Hadiah Utama Mencapai Rp 36 Miliar
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.