PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) mengurangi kepemilikan sahamnya di PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) dengan melepas 350,3 juta saham. Penjualan itu dilakukan secara bertahap dalam empat transaksi selama periode Mei hingga Juli 2026.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang dipublikasikan pada 14 Juli 2026, aksi divestasi tersebut membuat porsi kepemilikan BHIT di IATA turun dari 2,79 miliar saham atau 8,93% menjadi 2,44 miliar saham atau sekitar 7,81%.
Dari serangkaian transaksi tersebut, BHIT diperkirakan memperoleh dana sekitar Rp21,71 miliar.
Dalam keterbukaan informasi, manajemen menjelaskan bahwa penjualan saham tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan rencana strategis perseroan.
"Tujuan transaksi adalah untuk mendukung rencana strategis perseroan," tulis manajemen BHIT dalam dokumen yang ditandatangani pada 14 Juli 2026.
Baca Juga: Cetak Investor Gen Z, MNC Sekuritas dan MNC Bank Genjot Literasi Pasar Modal
Baca Juga: Anak Usaha TOWR Resmi Kuasai 51% Saham BACH
Meski melepas sebagian kepemilikannya, BHIT masih tercatat sebagai salah satu pemegang saham utama di IATA dengan kepemilikan lebih dari 2,4 miliar saham.
Pada sesi I perdagangan Rabu (15/7/2026), saham IATA berada di level Rp59 per saham, saham tersebut sempat di level Rp60 per saham. Sedangkan saham BHIT bertengger di level Rp25 per saham.





Komentar (0)