Trump Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran Jika Tak Ada Kesepakatan

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap Iran. Trump mengatakan bahwa ia akan memperluas serangan AS terhadap Iran minggu depan untuk menargetkan pembangkit listrik dan jembatan, jika Teheran tidak membuat kesepakatan.

"Minggu depan akan menjadi sangat buruk bagi mereka karena minggu depan gilirannya pembangkit listrik. Minggu depan gilirannya jembatan," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi AS, Fox News pada hari Selasa (14/7) waktu setempat.

"Kita akan menghancurkan semua pembangkit listrik mereka. Kita akan menghancurkan semua jembatan mereka kecuali mereka mau duduk di meja perundingan dan bernegosiasi," imbuhnya, dilansir kantor berita AFP, Rabu (15/7/2026).

Baca juga: Iran Akan Terus Tutup Selat Hormuz Sampai AS Setop Agresi

Ketika ditanya berapa lama serangan AS akan berlanjut, Trump menjawab: "Serangan akan berlanjut sampai saya mengatakan itu sudah cukup."

Komentar Trump ini muncul seiring pasukan AS melancarkan serangan terhadap Iran untuk hari keempat berturut-turut. AS juga telah memberlakukan kembali blokade angkatan laut di pelabuhan negara tersebut. Kebijakan tersebut berlaku bagi kapal-kapal yang menuju maupun meninggalkan pelabuhan Iran.

Langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk setelah serangkaian serangan terhadap kapal tanker, pangkalan militer, dan infrastruktur strategis.

Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan operasi militer itu bertujuan untuk melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz. Di sisi lain, Teheran memperluas serangan balasan terhadap sejumlah sekutu AS di Timur Tengah, memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang semakin meluas.




(ita/ita)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KPK Buka Alasan Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Sebut Berdasarkan Petunjuk Penyidik Kasus Muara Enim
• 6 jam lalu
0
thumb
WTO Kabulkan Sebagian Gugatan RI atas Bea Anti-Dumping Asam Lemak Uni Eropa
• 3 jam lalu
0
thumb
Foto: Peneliti Pantau Populasi Beruang Hitam Lewat Pemeriksaan Lapangan
• 19 jam lalu
0
thumb
REI Sulsel Optimistis Dukung Program 3 Juta Rumah, Backlog Perumahan di Sulsel Masih Capai 400 Ribu Unit
• 22 jam lalu
0
thumb
Versi Menteri Agus Andrianto: Febrie Adriansyah Dicekal 20 Hari Sesuai Rekes Polri
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.