Jokowi Disebut Tak Mungkin Hadir Sidang Ijazah Palsu, Kalau Berani Datang...

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali memanas seiring bergulirnya perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa.

Kali ini, Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais melontarkan pandangannya soal kemungkinan Jokowi hadir langsung di persidangan.

Amien menilai kehadiran Jokowi di ruang sidang akan menjadi momen penting untuk menjawab berbagai tudingan yang selama ini berkembang di tengah masyarakat. Namun, ia mengaku tidak yakin mantan presiden tersebut akan benar-benar datang.

Menurut Amien, apabila Jokowi berani hadir dan menunjukkan dokumen pendidikan yang dipersoalkan, hal itu justru dapat mengubah penilaian publik terhadap dirinya.

"Luar biasa kalau Jokowi berani datang. Kalau betul-betul berani datang ke persidangan itu, image atau citra Jokowi sebagai begajul banci, penakut, dan pengecut langsung sirna," kata Amien Rais.

Baca Juga: Kasus Ijazah Makin Aneh? Kubu Roy Suryo Heran: Dokumen Dian Sandi, Kok Jokowi yang Marah

Ia menambahkan, pernyataan tersebut merupakan harapannya apabila Jokowi benar-benar hadir di persidangan sekaligus membawa dokumen ijazah yang selama ini menjadi polemik.

Meski demikian, Amien mengaku pesimistis hal tersebut akan terjadi. Ia mengatakan tidak meyakini Jokowi akan menunjukkan ijazah yang dipersoalkan dalam perkara tersebut.

Dalam keterangannya, Amien juga kembali melontarkan kritik kepada Jokowi dengan menggunakan sejumlah istilah bernada keras.

Tak hanya itu, ia menyinggung aksi Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang mendatangi kediaman Jokowi pada April 2025 untuk meminta agar ijazah asli diperlihatkan kepada publik.

Amien mengklaim memiliki rekaman peristiwa tersebut dan menyatakan siap menunjukkannya apabila nantinya diminta oleh majelis hakim dalam persidangan.

Selain membahas polemik ijazah, Amien kembali mengingatkan kritik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) pada 2021 yang sempat menjuluki Jokowi sebagai "King of Lip Service".

Baca Juga: Kini Dipecat, Ahmad Khozinudin Sindir Roy Suryo Pengecut Ingin Selamat Sendiri

Menurutnya, polemik yang terus bergulir itu juga berpotensi berdampak terhadap peluang politik putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, pada kontestasi politik 2029.

Amien menilai jalan politik Gibran tidak akan mudah. Ia bahkan mengibaratkan posisi tersebut dengan tokoh Bilung dalam dunia pewayangan yang dikenal sebagai pengikut Togok.

Di akhir pernyataannya, Amien mengajak masyarakat terus mengikuti perkembangan perkara dugaan ijazah palsu yang kini bergulir di pengadilan. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa setiap tindakan yang dianggap zalim pada akhirnya akan memperoleh konsekuensinya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Khofifah Gubernur Jatim Lantik 6 Pejabat Tinggi Pratama, Berikut Daftarnya
• 18 jam lalu
0
thumb
Dispora Jatim Respons Polemik KORMI, Akan Koordinasi dengan Kemenpora
• 2 menit lalu
0
thumb
Kemarin, blokir konten judi online hingga event musik global di RI
• 6 jam lalu
0
thumb
Cegah Kasus di Malaysia Terulang, Haruskah Pemilu Luar Negeri Gunakan ”E-voting”?
• 6 jam lalu
0
thumb
Momen Lucky Hakim Jenguk Korban Tragedi Maut Pantura Indramayu, Siap Jadi Orang Tua Angkat
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.