Absurditas Korupsi, Keputusasaan, dan Sampar

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

BEBERAPA hari lalu saya dikirimi gambar arloji warna kuning emas oleh seorang kawan melalui WhatsApp.

Di bawah gambar arloji tertulis ”MERK: PIDSUS, EDISI TERBATAS 01/10, SOLID EMAS 74 KG, HARGA RP 456 MILYAR, MADE IN INDONESIA”. 

Gambar tersebut juga beredar luas di media sosial. Publik tentu tak sulit menafsirkan maknanya.

Gambar itu dibuat pasti sebagai sindiran, cemoohan, kritik simbolik terhadap kasus yang menimpa mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Publik sudah tahu kasus apa.

Yang menarik di mata saya bukan gambar arloji yang bermakna kritik simbolik itu, melainkan komentar kawan saya.

Menyertai gambar itu, ia menulis dalam bahasa Jawa, “Ya wes pek-peken, entek-entekna… Penegak hukum edan” (Ya sudah ambil semua, habiskan semua… Penegak bukum gila). 

Ada nada kecewa berat. Saya bisa mengerti. Siapa yang tidak kecewa atas peristiwa yang menimpa Febrie Adriansyah?

Ia adalah orang penting di kejaksaan yang sepak terjangnya mengundang tepuk tangan dalam urusan pemberantasan korupsi.

Namun, Febrie tiba-tiba harus mundur dari jabatannya, karena diduga terlibat dalam kasus korupsi yang seharusnya diperangi.  

Sudah pasti publik kecewa berat. Korupsi bertubi-tubi, tiada hari tanpa berita korupsi.

Sangat menyedihkan, sungguh memprihatinkan. Korupsi di negeri ini tak bisa dinalar lagi, absurd. Seperti diekspresikan kawan saya: “wes pek-peken, entek-entekna”.

Baca juga: Sogok Aku Kau Kutangkap: Hikayat Artidjo Alkostar dan Wajah Penegakan Hukum

Saya membaca ekspresi kawan saya itu bukan sekadar kekecewaan, melainkan disertai keputusasaan.

Patut kita curigai: keputusasaan. Dan, jangan-jangan ekspresi kawan saya itu merepresentasikan sikap sebagian besar warga bangsa ini.

Hampir bersamaan dengan gambar arloji warna kuning emas yang dikirim kawan saya itu, saya membaca berita Kompas.com (14/7/2026) berjudul “Pesan Prabowo kepada TNI, Polri dan Kejagung: Introspeksi!”.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Presiden Prabowo mengajak seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi. 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Alami Masalah yang Sama seperti Musim Lalu, Francesco Bagnaia Akui Kesulitan Mengendalikan Motor Ducati Miliknya
• 10 jam lalu
0
thumb
Kepulauan Sangihe Diguncang Gempa Magnitudo 6,2
• 4 jam lalu
0
thumb
Mas Dhito Prediksi Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Kalahkan Spanyol, Argentina vs Inggris Adu Penalti
• 13 jam lalu
0
thumb
Tuntutan Biaya Pernikahan di Balik Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang
• 3 jam lalu
0
thumb
Mendagri Tito Karnavian Ingatkan Kades Jaga Integritas & Kuasai Manajemen Pemerintahan
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.